Kepala Sekolah SMKN 1 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi Buat Sekolah Sebagai Ladang Penghasil Uang

Ngawi, SKPKNews.com Banyaknya laporan ke Media SKPKNews.com, tentang  adanya informasi bahwa di SMKN 1 di Kecamatan Pitu, laporan itu dari orang tua murid mengeluh kalau di sekolahan banyak pungutan tersebut dengan adanya laporan masyarakat pada wartawan SKPKNews.com langsung sigap mendatangi sekolahan dan menanyakan ke Siswa-siswa yang berada di sekolah ternyata benar adanya pungutan.

Kami sebagai media SKPKNews.com tentunya sangat kaget karena masih terjadi pungutan di tingkat lembaga pendidikan kejuruan negeri di kabupaten ngawi yaitu SMKN 1 yang letak diwilayah nya Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi, telah menyelenggarakan pengadakan baju seragam di mana Siswa-siswi di wajibkan untuk pembelian baju seragam yang masih dalam bentuk bahan seharga Rp 1200 000 (satu juta dua ratus ribu rupiah), dengan  rincian
Sebagai berikut :
(1) 1 Stel seragam Abu-abu putih
(2) 1 Stel kain pramuka
(3) 1 Stel kain praktek
(4) 1 Kain baju batik
Itu rincian yang ditetapkan oleh pihak sekolah kepada murid.

Walaupun pihak sekolah menyampaikan kepada wali murid untuk pembayaran SPP di gratiskan oleh pemerintah tapi ternyata masih ada uang komite yang di bebankan pada Siswa-siswi dengan uang Iuran.
(1) Klas 1 di bebani Rp 1000 000
(2) Klas 2 dibebani Rp 900.000
(3) Klas 3 dibebani Rp 800.000

Namun pihak wali murid minta ke media SKPKNews.com apa yang di sampaikan mereka agar namanya tidak disebutkan karena kami sangat mengeluh “kok katanya sekolah gratis tapi kenapa bayar dan diwajibkan kami jadi bingung lu pak,ungkapnya.

Wali murid menambahkan Kalau SPP/Iuran bulanan saja di sampaikan gratis tapi kenapa malah ada pungutan komite.ucapnya dengan melas.

Karena laporan tersebut kami Tim SKPKNews.com mencoba datang ke sekolahan SMKN 1 Pitu untuk mengklarifikasi laporan dari masyarakat untuk konfirmasi pada kepala sekolah dan ketua komite disekolah setempat tapi pada saat itu bersamaan kedua-duanya tidak ada ditempat.

Dengan masih adanya pungutan yang terjadi di lembaga pendidikan negeri di kabupaten ngawi itu menunjukan tanda tanya besar. Hingga berita ini diturunkan tidak terkait adanya laporan masyarakat kalau adanya pungutan yang terjadi di SMKN 1 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi.

Media SKPKNews.com melihat kalau pungutan yang terjadi di sekolah negeri tersebut sangat berkesan kalau pihak sekolah SMKN 1 seperti dibuat ladang penghasil uang saja dan mencari keuntungan pribadi, padahal menteri  pendidikan dan presiden Jokowi sudah mencanangkan kalau pendidikan sangat di utamakan di seluruh Indonesia.

(Bambang edy s/Tim)

Leave a Reply

%d bloggers like this: