Kebakaran landa PT. Tempura Mas Line, masih layakkah dibiarkan Beroperasi di Tanjung Priok?. PemKot Jakarta Utara ada apa?

 

Jakarta SKPKNews.com – PT. Tempura Mas Line yang salah satu gudangnya berada di jalan Tenggiri hingga ke jalan Cucut menumpuk Kontainernya hingga 3 (tiga) sampai 5 (lima) buah yang apabila dilihat dari segi keamanan sangat riskan apabila terkena hempasan angin Kencang, bahkan apabila gempa yang sering terjadi seperti saat ini. Padahal lokasi penampungan Kontainer ini bersebelahan dengan Perkampungan Padat Penduduk yaitu RT. 01, 02, 03 05 diwilayahnya RW 08 Kelurahan Tanjung Priok.

Di jalan Cucut yang padat Penduduk tersebut setiap kali dilewati kendaraan PT. Tempura Mas akan bergetar dan berdebu hingga masuk kedalam rumah atau warung penduduk sekitar. Bahkan beberapa minggu kemarin timbul bau asam  tidak sedap yang sangat menusuk penciuman warga, bau tersebut sampai ke jalan Bahari II A2, yang berjarak 150m2 dari lokasi Perusahaan. H. Ace Subardja Tokoh warga Kampung Bahari yang Media mintai pendapat mengatakan kalau warga sangat Resah & terganggu cukup lama dengan keberadaan Perusahaan tersebut yang juga seringkali menimbulkan kegaduhan saat bongkar muat Peti kemas. Tetapi warga selalu tidak dianggap oleh aparatur setempat Keluhannya.

SKPNews.com yang beberapa kali mau meng konfirmasi ke Salah Satu Karyawan PT. Tempura Mas ber inisial Hr, ketika didatangi ke Kantor selalu keluar ke kantor Pusat kata Sekuriti.

 

Pada 14 September kemarin terjadi kebakaran di jam 4:00 wib di saat sebagian besar warga Rt. 01 dan 03 RW 08 sedang nyenyak tidur.
Api berasal dari tempat sampah  PT. Tempura Mas di Wilayah yg padat penduduk dan warga yang sedang terlelap, sangat -sangat Membahayakan. Warga yg terjaga segera dengan sigap mengontak Pemadam Kebakaran karena Api sudah menjalar dan mengarah kerumah warga.
4 Unit  Mobil Pemadam Kebakaran dan 1 ambulan yang tiba di lokasi segera bekerja keras untuk meminimalisir dan Memadamkan Kobaran Api.

Menurut seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, kronologis kejadian sebagai berikut;

Pukul 4.00 wib keamanan lingkungan melihat asap  kecil di tempat pembuangan sampah PT. Tempura Mas, dikira sedang membakar sampah-sampah.

04.30 warga panik melihat api semakin  tinggi bersebelahan dengan rumah   seorang warga (bapak  Syamsu)

04.35 ketua  Rt dan sekretaris  mendatangi lokasi  kebakaran  dan pihak perusahaan menghubungi pihak pemadam kebakaran.

04.10  mobil  pamadam kebakaran sebanyak 4 unit tiba bersama 1 Ambulan.
05: 15 api dapat dikendalikan dan di padamkan.

Apabila terlambat penanganan akan berakibat puluhan rumah warga terdampak kebakaran.

SKPKNews.com mendatangi Lurah Tanjung Priok untuk mengkonfirmasi hal tersebut.
Pak Lurah mengatakan tidak ada laporan atau Koordinasi dari PT. Tempura Mas ke Pihak Kami, Lurah juga menyatakan bahwa Keberadaan PT. Tersebut bukan pada Zonasinya.

Dilihat dari Zonasi Wilayah di daerah Jl. Tenggiri dan Jl. Cucut bukan di Peruntukan untuk Pergudangan, tetapi untuk Permukiman.
Sudah saatnya Pemerintah Kota  Jakarta Utara untuk meninjau Ulang Pemberian Izin kepada PT. Tempura Mas dikarenakan Sangat tidak layak lagi untuk beroperasi di Wilayah Kelurahan Tanjung Priok.
Diharapkan kepada Pemangku Wilayah khususnya Walikota Jakarta Utara segera bertindak demi kebaikan Warganya, karena info yang beredar kalo PT. Tempura Mas Sahamnya dimiliki Orang yang Punya Power di Negara ini.
Ada apakah dengan PemKot Jakarta Utara, sehingga keadaan ini berlarut-larut yang bisa saja berdampak lebih buruk terhadap warga sekitar Lokasi PT. Tempura Mas.

Semoga Peraturan Daerah yang telah digulirkan Pemerintah mengenai Zonasi dapat di Patuhi oleh semua Warga DKI tanpa terkecuali.
Sehingga Masyarakat bawah benar-benar merasa nyaman,dilindungi, dan diperhatikan oleh Pemerintah nya.
(Team SKPKnews.com)

Leave a Reply

%d bloggers like this: