PT Hari Sawit Jaya, Asian Group Ingkar Janji dan Gelapkan CSR

Labuhan Batu, Skpknews.com -Pada bulan September 2018 yang lalu, masyarakat Dusun Sei Mambang Hilir Dua  Desa Sei Tampang Kecamatan Bilah Hilir kabupaten Labuhan Batu mengadakan aksi unjuk rasa ke PT Hari Sawit Jaya untuk mempertanyakan masalah CSR dan tenaga kerja, ketika dilaksanakan penyetopan angkutan mobil berat yang membawa minyak CPO PT Hari Sawit Jaya, pihak menejemen nya datang ke Simpang Sawit Jaya, mereka telah mengundang pihak Muspika Bilah Hilir untuk mencari solusi, sesuai hasil pertemuan yang disepakati maka pihak Manajemen PT Hari Sawit Jaya berjanji akan memberikan Semen sebanyak 86 zak untuk bantuan kepada masyarakat yang rumahnya kena dampak retak retak, akibat getaran angkutan mobil berat yang membawa barang barang PT Hari Sawit Jaya, itu memang sudah terealisasi, namun yang disebut CSR, menejemen PT Hari Sawit Jaya merancang untuk memberi CSR tersebut, dengan bentuk berupa ternak domba sebanyak dan seharga Rp 21500000. (Dua puluh satu juta limaratus ribu rupiah), memang domba tersebut sempat diberikan sebanyak 26 ekor, tapi melihat dari kondisi domba, masyarakat sempat hampir tak mau menerimanya, namun karena pak humas Glorius Bangun berjanji, apabila domba tersebut diatas ada yang mati, maka Manajemen PT Hari Sawit Jaya bersedia menggantinya, namun berselang beberapa hari domba itu mati 4 ekor, ketika diberitahukan kepada Pak Humas Glorius Bangun, beliau datang untuk melihatnya sekalian mengatakan nanti kita ganti segera.

Hari berlalu sampai empat ekor domba itu mati, kami masyarakat penasaran kenapa domba domba ini mati? Dengan penasaran kami membelah perutnya, ternyata kami menemukan banyak plastik assoi di perut domba itu, dan sudah bekas Lama termakan domba itu. Sementara begitu sampai domba itu kepada kami masyarakat. Domba tersebut langsung dimasukkan ke kandang, yang paling ironisnya, domba yang kami survei yang akan dibeli berbeda dengan domba yang datang, kemudian kami masyarakat bertanya tanya, apa yang sudah terjadi dalam hal ini? Dengan rasa tak enak hati, karena pihak Manajemen PT Hari Sawit Jaya tak mau mengganti domba yang mati itu, maka masyarakat mengembalikannya ke pihak menejemen melalui Humas Glorius Bangun, masyarakat bertujuan mengembalikan domba tersebut agar supaya pihak Manajemen PT Hari Sawit Jaya membenahi dan komitmen sesuai janji nya.

Namun apa yang dialami masyarakat? Sampai sampai berita ini dilansir belum juga ada itikat baik dari Manajemen Perusahaan. Tidak ada penyelesaian, sementara bantuan yang akan diterima masyarakat Dusun Sei Mambang Hilir Dua Desa Sei Tampang Kecamatan Bilah Hilir kabupaten Labuhan Batu itu, baru CSR untuk tahun 2018 sementara untuk tahun 2019 ini belum juga terealisasi, berarti hak masyarakat telah digelapkan Manajernya untuk dua tahun, sementara baru kali ini pihak Manajemen PT Hari Sawit Jaya rencana untuk memberikan CSR secara terbuka, dari sekian puluh tahun PT Hari Sawit Jaya beroperasi di kampung ini. Kami masyarakat mengetahui bahwa Perusahaan itu sangat baik, namun Manajemennya lah yang sangat rakus, kepada Pemimpin Tertinggi PT Hari Sawit Jaya sawit  Asian Agri Group supaya dapat mengkoordinir atau menelusuri kejadian ini, pinta masyarakat Dusun Sei Mambang Hilir Dua Desa Sei Tampang. (D. Tumeang).

Leave a Reply

%d bloggers like this: