Prilaku Walikota Jakarta Timur Berfoya-Foya Dan Pemborosan Pemakaian Anggaran APBD 2019

Jakarta, SKPKNews.comSehubungan dengan kejadian di Walikota Jakarta Timur tentang Lift yang jatuh di kantor Walikota Jakarta Timur Blok A, yang bersamaan dengan kegiatan sosialisasi seluruh camat dan lurah kota administradi jakarta timur yang dilaksanakan dikota bandung dalam salah satu hotel berbintang 5 dikota bandung, dalam kejadian kejatuhan lift tersebut sempat beberapa waktu 12 orang terperangkap didalam lift, maka berdasarkan keterangan sekilas tersebut diatas, mohon kiranya bapak selaku walikota dari kota administrasi jakarta timur memberikan tangapan tentang klarifikasi sebagai berikut:

1. Darimana sumber anggaran pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut?
2. Berapa jumlah camat dan lurah yang mengikuti sosialisasi tersebut?
3. Apakah anggaran tersebut masuk dalam APBD DKI Jakarta?
4. Apakah biaya perawatan Lift selama ini tidak ada?
5. Berapa total biaya yang di habiskan untuk kegiatan sosialisasi tersebut?
6. Hal apa yang disosialisasikan dalam kegiatan tersebut?
7. Apa hasil sosialisasi kegiatan tersebut?

Demikian klarifikasi melalui whatsapp ini saya sampaikan kepada bapak, mohon kiranya kerja sama yang baik untuk memberikan jawaban atas klarifikasi diatas, mengingat keterbatasan dan kesibukan bapak dasar kami mengajukan klarifikasi, jika bapak berkenan dalam memiliki waktu kami bersedia melakukan wawancara secara langsung kepada bapak, Minggu 20/10/2019.

untuk anggara kegiatan bersumber dari DPA bagian tata pemerintahan para APBD tahun anggaran 2019 (sudah diperdakan)
Ada 10 camat dan 65 lurah serta beberapa pejabat kota yang mengikuti kegiatan tersebut. Dan ini bukan kegiatan sosialisasi namun pembinaan camat dan lurah. Untuk biaya kegiatan untuk penginapan saja 108 juta ditambah biaya nara sumber, ATK dan sewa bus. Total yang di SPJ kan 164 juta.

Materi pembinaan adalah sebagaimana dalam tema menjadikan camat dan lurah pemimpin yang transformasional di era VUCA. Hasilnya camat dan lurah diharapkan menjadi pemimpin transformasional yang responsif, adaptif, inovatif, cepat tanggap, punya rasa kebersamaan untuk sama-sama memajukan jakarta timur, jadi agen perubahan, dan menjadi mediator penyelesaian permasalahan di masyarakat di era industri 4.0 dan era VUCA yang cepat berubah.

Karena itu kami mengundang nara sumber dari ESQ. Bukan hanya pembinaan pada level beta tapi pada level alpha dimana jiwa nya digugah, dimotivasi, diingatkan tanggung jawabnya sebagai pemimpin yang harus berkontribusi dalam melayani masyarakat untuk menciptakan maju kotanya bahagia warganya.

sehubungan pertanyaan mereka No 4. Apakah biaya perawatan lift selama ini tidak ada ?

Biaya Pemeliharaan Lift gedung A,  “ada tapi hanya untuk 6 bulan” (Januari S/D Juni 2019)
Besarnya : 1 Unit/bulan. Rp. 2.965.530
Total  4 unit x 6 bulan x 2.965.530  Rp. 78.289.992 (sdh termasuk PPN 10%).

Bulan Juli S/D. Desember 2019,  untuk Pemeliharaan untuk Lift Gedung A,  tidak lagi dianggarkan, karna rencana akan diganti dengan Lift yang baru.
Saat ini 2 Lift di Gedung A, sisi selatan sudah mulai dibongkar.

Penandatanganan surat perjanjian atau Kontrak dengan Penyedia untuk pengadaan Lift, per 15 Juli 2019.
Pekerjaan diperkirakan selesai  Desember 2019.

Melihat dari besarnya pemakaian anggaran 2019 yang dikeluarkan APBD jakarta timur ini merupakan pemborosan dan Berfoya-foya atas prilaku Walikota Jakarta Timur.

Leave a Reply

%d bloggers like this: