Pengerjaan Lanjutan Pembuatan Parit Di Gang Sagri Desa Cinta Makmur Kecamatan Panai Hulu Diduga Menentang BESTEK.

Labuhanbatu, SkpkNews.com –  Pengerjaan Lanjutan Pembuatan Parit Di Gang Sagri Desa Cinta Makmur Kecamatan panai hulu, kabupaten Labuhanbatu yang dikerjakan oleh CV IKALIANA, Sumber Dana APBD 2019 Dengan Nilai kontrak Rp 444.584.400. ( empat ratus empat puluh empat juta lima ratus delapan puluh empat ribu empat ratus rupiah) Dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang ( PUPR ) Labuhanbatu Di Duga bertentangan dengan BESTEK nya, dan bahan material nya pun sangat parah,

Saat awak media ini melakukan social control dilapangan menemukan pekerjaan ini sedang di kerjakan oleh pihak kontraktor, ketika dilapangan awak media ini ketemu dengan kepala tukang nya, pak ucok panjaitan, awak Media ini bersama rekan rekan melakukan konfirmasi kepada pak ucok, lantas awak media ini bertanya : pak, kenapa begini cara mengerjakan Drainase ini pak? Kenapa gak di pasang seperti memasang batu pak? Lantas pak ucok panjaitan menjawab : ia pak, memang harus begini caranya kalau Di musim hujan, harus di COR pak jawabnya, lalu awak media ini kembali bertanya, apa memang begini dalam BESTEK nya pak? Pak ucok menjawab, memang tidak, tapi kemarin saya terangkan ke pihak PUPR kalau di daerah pantai, apalagi dimusim penghujan cara pengerjaannya harus Main COR, karena kalau cara pasangan Batu biasa itu gak tahan mereka kan hanya membuat BESTEK yang tau dilapangan kan kita! Tandasnya. Begitulah keterangan Dari kepala tukangnya.

Lanjut, awak media ini menanyakan soal material yang Di pakai, tentang Batu padas yang sangat mudah dan rapuh dan lembek seperti tanah liat, pak ucok mengatakan, kalau soal bahan saya gak tau menau itu pak ucapnya, lagi lagi Di tanya soal pasir yang bercampur kerikil yang tidak Di ayak, pak ucok mengatakan, memang begitu dalam BESTEK nya pak, harus pasir ranto Dan harus berkerikil dan gak bisa di ayak ,begitu aturannya pak, ucapnya.

Sesuai pengamatan para media Di lapangan bahwa pengerjaan proyek ini Di Duga telah melanggar aturan BESTEK yang Di tentukan. Ketika awak media ini memegang bekas coran yang sudah di kerjakan, dua hari sudah terpasang, namun semen nya masih bisa di remas lalu lekang dari coran tersebut, sudah batu padas nya gak beres, ditambah lagi cara pemasangan nya hanya disusun susun batu padas sampai tinggi lalu Di COR , dan semennya pun diduga gak mencukupi, mungkin belum tiga bulan mau mau Drainase ini sudah hancur, ucap jurnalis kepada pak ucok sebagai kepala tukangnya, lantas pak ucok tak dapat menjawab komentar tersebut.

Bahwa pekerjaan yang dilakukan pihak kontraktor ini diduga sangat patal sehingga nantinya menimbulkan kekecewaan masyarakat, karna kemungkinan belum berapa Lama,di duga bangunan ini sudah rusak. Beberapa Pihak jurnalis yang berada ditempat saat itu berharap, agar pekerjaan itu dilakukan pembenahan atau perbaikan, agar disesuaikan dengan bestek yang Ada, pinta para jurnalis.

Segala sesuatu pekerjaan yang menyimpang dari aturan pemerintah, berarti itu sudah menentang apa yang sudah di tetapkan oleh pemerintah. Dan segala sesuatu pekerjaan proyek pemerintah harus di awasi dengan ketat, agar sesuai apa yang telah di rancang pemerintah dan demi terwujudnya tujuan pemerintah yang berdaulat adil dan makmur. ( Darwin Situmeang )

Leave a Reply

%d bloggers like this: