Diduga Jadi Ladang Penghasil Uang  Sekolah MTSN 20 Rawa Kuning Jaktim Pungut Biaya Rp.100 Ribu/Rp. 400 Ribu

Jakarta, SKPKNews.com – Diduga jadi ladang penghasilan uang Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 20 Rawa Kuning Jakarta Timur pungut biaya pada murid sebesar Rp.100.000 ribu/Rp.400.000 ribu dengan dalih mengadakan kegiatan LDKP (latihan Dasar Kepemimpinan Pramuka) numun disini ada kejanggalan sebenarnya kegiatan tersebut adalah kegiatan LDKO (Latihan Dasar Kepemimpinan Osis) setelah kami Media SKPKNews.co, mengecek kegiatan tersebut tidak ada daftar di kanwil departemen agama jakarta timur, atau tidak sesuai prosedur sekarang seharusnya kegiatan LDKO bukan LDKP karna kegiatan LDKP dilaksanakan di bulan desember.

Kami awak media SKPKNews.com mengecek kembali tentang adanya kegiatan yang dilaksanakan MTSN 20 Rawa Kuning jakarta timur seharusnya kegiatan tersebut adalah kegiatan LDKO (latihan Dasar Kepemimpinan Osis) kami awak media mendapatkan laporan salah satu wali murid yang tidak mau disebutkan namanya karna dia mengatakan kegiatan ini tidak sesuai dengan juknis nya kegiatan ini merupakan kegiatan Osis namun yang  kegiatannya,kegiatan pramuka untuk kegiatan ini per murid dibebankan pihak sekolah MTS Negeri 20 Rawa kuning jakarta timur Rp 100.000. (seratus ribu rupiah) per murid.

Yang jadi pertanyaan besar kenapa kok bisa MTS Negeri 20 Rawa Kuning jakarta timur membebankan pada anak murid padahal kegiatan sekolah baik Osis maupun Pramuka sudah di anggarkan pemerintah seperti Bantuan Operasi Pendidikan (BOP),sebesar Rp 650.000 (enam ratus lima puluh ribu rupiah) permurid sesuai dengan laporan ke kanwil pendidikan agama jakarta timur.

Kami awak media SKPKNews.com menanggapi atas laporan wali murid tersebut kalau setiap anak murid yang ikut dalam kegiatan LDKP (latihan Dasar Kepemimpinan Pramuka) diminta uang sebesar Rp 400.000 (empat ratus ribu rupiah) per murid oleh pihak sekolah MTSN 20 Rawa Kuning Jakarta Timur.

Dan yang menjadi bingung pihak wali murid pada saat  dilayangkan surat dari pihak sekolah MTSN 20 Rawa Kuning Jakarta Timur, mengatakan kalau kegiatan LDKP (Latihan Dasar Kepemimpinan Pramuka) dilaksanakan pada bulan Desember,tetapi pelaksanaan kegiatan tersebut sudah dilaksanakan bulan november 19/20 november 2019, kami menjadi bingung, ucapnya.

Ditambahkan wali murid kenapa kegiatan agenda LDKO tapi spanduknya kegiatan LDKP, dan pada saat dilaksanakan kegiatan semua anak murid berseragam pramuka padahal kegiatan LDKP akan dilaksanakan dibulan desember nanti, disini lah yang membuat bingung kita para wali murid dengan dua kegiatan yang dila secara bersamaan, ungkapnya.

Pada saat media SKPKNews.com konfirmasi kepala TU MTSN 20 Rawa Kuning Jakarta Timur bapak Sodikin kalau pungutan uang disekolah selalu dirapatkan melalui Komite, dan yang aneh kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan komite tapi ini merupakan kegiatan sekolah kami kembali mau mencoba mau menemui Kepala sekolah Haji. Ahmad Muslih SPD.i tapi alasan kepala TU Sodikin lagi ada tamu dan tidak bisa di ganggu karena hari ini hari Guru, Ucap Sodikin.

Diduga uang pungutan Rp. 100.000/Rp.400.000 untuk kegiatan LDKO/LDKP yang dilakukan oleh pihak sekolah MTSN 20 Rawa Kuning Jakarta Timur hanyalah akal-akalan saja untuk kepentingan pribadi bukan kepentingan murid karena semua sudah di anggarkan melalui Bantuan Operasi Pendidikan (BOP) oleh Kemenag, salah satu wali murid mengeluhkan atas pungutan uang tersebut kok bisa pihak sekolah MTSN 20 membebankan pada murid padahal sudah ada anggaran ya pak,ucapnya dengan melas pada awak media SKPKNews.com.

(Alred03)

Leave a Reply

%d bloggers like this: