SMKN 1 Paron Kabupaten Ngawi Diwajib Beli Atribut Sekolah Tanpa Ada Pemberitahuan

Ngawi. SKPKNews.com – Lembaga pendidikan adalah tempat dimana para siswa-siswi menuntut ilmu, guna untuk belajar sesuai dengan pilihan dan jurusan yang dikehendaki oleh anak.

Seperti halnya SMKN 1 paron kabupaten Ngawi yang bila diperhatikan dari luar secara fisik tampak megah dan mewah sehingga menjadi perhatian tersendiri bagi wali murid untuk bisa menyekolahkan anaknya disekolah tersebut, tapi sayang nilai-nilai kebanggaan lembaga pendidikan tersebut, masih ada ditemukan kegiatan yang tidak mengindahkan dalam pembelajaran sebagai sekolah teladan.

Setelah kami awak media khusus SKPKNews.com, telusuri didalamnya ada beberapa siswa yang mengeluhkan dan mengatakan tapi tidak mau disebutkan namanya membenarkan adanya pembelian atribut, baju olahraga dan beberapa setel bahan seragam disekolah tersebut diharuskan membeli atribut disekolah, bahkan ada seorang wali murid yang juga tidak mau disebutkan namanya menyampaikan, pada saat anaknya diberikan uang untuk melunasinya pembayaran pembelian atribut seragam tersebut , tapi kata anaknya kalo dari pihak sekolah tidak memberikan tanda bukti pelunasan dan tidak memakai kwitansi.
Bahkan sebelum pembelian atribut, baju olahraga dan beberapa setel bahan seragam, dari pihak sekolah tidak memberikan surat edaran dan pemberitahuan tertulis yang diberikan kesiswa-siswi untuk disampaikan kewali murid.

Seharus pihak dari sekolah SMKN 1 Paron Kabupaten Ngawi memberikan keterangan yang jelas kepada wali murid agar tidak ada bersifat yang diduga menguntungkan pribadi, seharus pihak sekolah tidak semestinya hal semacam ini tak perlu terjadi karena bisa menimbulkan kesan yang mengarah pada azas pemanfaat, dalam hal ini presiden Jokowi dan kementerian pendidikan sudah menyarankan wajib sekolah demi kemajuan negara dan bangsa.

(Bambang Edy S. SH/Tim)

Leave a Reply

%d bloggers like this: