Kepala Sekolah SMP N 4 Satu Atap Diduga Lakukan Pungutan Liar


Diduga Kuat Lakukan Pungutan Liar Oleh Kepala Sekolah SMP N 4 Satu Atap Kec. Bilah Hilir Kab. Labuhanbatu Atas Biaya Pembangunan Tower WIFI.


Labuhanbatu skpkNews.com
_ Terjadinya dugaan pengutipan liar sejumlah uang dari siswa siswi di SMPN 4 (sekolah menengah pertama negri 4) Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Propinsi Sumatera Utara, sesuai hasil konfirmasi dan keterangan dari siswa siswi, diduga dengan alasan untuk pembangunan tower wifi dan sebagainya. 12/03/2020.

Dengan begitu, kemendikbud, kejaksaan, kepolisian, dalam hal diduga adanya informasi pengutipan liar( PUNGLI ) biaya terhadap siswa siswi tersebut sudah sepatutnya dapat di lakukan penindakan, pemeriksaan serta melakukan audit secara maksimal dalam upaya perbaikan kebijakan pendanaan sekolah.

Hasil konfirmasi dan hasil Investigasi , kutipan tersebut diduga kuat dilakukan dengan alasan pembangunan tower wifi, guna keperluan untuk menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), diduga di kenakan biaya sejumlah Rp. 135.000 (seratus tiga puluh lima ribu rupiah) per siswa dari siswa siswi kelas tujuh dan kelas delapan kelas sembilan , sesuai dengan keterangan beberapa siswa. Dari Jumlah siswa sebanyak 287 orang siswa

Wali murid yang tidak ingin disebutkan identitasnya, membenarkan adanya pengutipan biaya tersebut, kalau abang gak percaya silahkan ditanya sendiri, kata wali murid kepada awak media ini.

“terpaksa kita harus membayar, kalau gak dipenuhi jumlah kutipan tersebut diduga akan berdampak kurang baik terhadap anak saya yang bersekolah disana”, katanya.

Pargaulan Ritonga spd Kepala sekolah smpn4 dikonfirmasi via seluler dan tentang adanya diduga kutipan uang terhadap siswa mengatakan, ya benar ada pengutipan biaya untuk pembuatan wi fi dan sekalian pembelian jerjak dan pembelian bangku ,Pasir, kerikil, dan semen, dll sebagainya sebanyak, rp 135 000 ( seratus tiga puluh lima ribu rupiah ) per siswa, dari 287 orang siswa Terang Pargaulan.

Tambahnya, sebelum pengutipan berjalan terlebih dahulu kami telah rapatkan bersama komite dan wali murid yang hadir, adapun rapat tersebut dilaksanakan berkisar pada bulan september 2019, saat itu saya masih Kepala sekolah disana. Dan dana tersebut di alokasikan untuk pembuatan tower wifi, pembelian kursi plastik, jerjak jendela, pintu, semen, pasir, batu kerikil, papan, dan meja, tegasnya.

jika sekolah adalah lembaga publik yang tunduk pada hukum administrasi publik, maka dua unsur haruslah dipenuhi dan sekolah tersebut semestinya tidak melakukan pungutan hanya semata-mata dengan dasar kesepakatan bersama orang tua melalui komite, kecuali jika sekolah bukan lembaga publik dan tunduk pada hukum privat.

Sebab, kemampuan siswa tidak dapat dianggap sama dengan yang lain, masing masing punya kemampuan berbeda, sehingga diharapkan tidak menggunakan nilai nominal pemerataan dan jumlah kewajiban dalam pengutipan, walaupun berdasarkan hasil rapat bersama dengan beberapa wali murid yang hadir, sesuai peraturan pemerintah.

Jika pun demikian, sekolah harus mematuhi syarat sahnya suatu kesepakatan sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 Hukum Perdata. Dengan demikian perlu diatur apakah pungutan liar di sekolah adalah sejenis retribusi, pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ataukah jenis pungutan lain, kita harap ada dasar payung hukum nya.

Dalam regulasi aturan permendikbud No. 75 tahun 2016 tentang komite sekolah menyatakan, pihak sekolah tidak boleh melakukan pungutan apapun terhadap murid dan wali murid sebagai mana diatur dalam Pasal. 10, 11, dan pasal 12.

Dalam hal ini kita minta pihak sekolah agar dapat mempublikasikan pengunaan anggaran tersebut hingga hal sekecil apapun itu. Dan penggunaan dana tersebut kita harap agar di audit oleh akuntan publik dan dilaporkan kepada Menteri apabila jumlahnya lebih dari jumlah tertentu yang ditetapkan oleh Menteri.

Ketika dikonfirmasi kepada PLT kepala dinas pendidikan kab Labuhanbatu Drs H Muhammad syaiful azhar MM melalui telepon selularnya ,belum bersesia untuk memberi keterangan

Darwin Situmeang & team

Leave a Reply

%d bloggers like this: