Kadishub Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar :

Instruksikan Perusahaan Otobus Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Jakarta, SKPKNews.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang mewajibkan seluruh Perusahaan Otobus (PO) di Kota Tangerang, untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Menyusul keluarnya 11 instruksi Walikota Tangerang tentang antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), Minggu (15/3).
Kadishub Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menjelaskan penyemprotan disinfektan ini kami lakukan dalam rangka mendukung program pemerintah mencegah penyebarluasan Virus COVID-19. Selain penyemprotan di setiap kendaraan umum, pengelola juga harus membagikan masker kepada penumpang
Selain itu, pihaknya juga mewajibkan pegawai di ruang lingkup Dishub Kota Tangerang, untuk mencuci tangan dan mengecek suhu badan. Dikarenakan, petugas Dishub ada yang betugas dalam pelayanan dan di lapangan, sehingga bersentuhan langsung dengan masyarakat umum.
“Pemasangan hand sanitizer di pintu masuk dan keluar kantor wajib dipasang, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, sesuai intruksi Walikota Kota Tangerang,” jelasnya.
“Tadi sudah dimulai, bertahap penyemprotan disinfektan. Selain itu, kami juga menyediakan hand sanitizer untuk angkutan shuttle di loket-loket. Kemudian untuk bus-bus yang beroperasi bagi wisata kami sediakan juga di dalamnya,” tukasnya.
Walikota Kota Tangerang, mengeluarkan surat edaran himbauan antisipasi penyebaran antisipasi penyebaran Covid-19 kepada seluruh lapisan masyarakat se- Kota Tangerang. Surat edaran itu tertuang dalam Nomor : 443.2/1015-Bag.Um/III/2020 tertanggal 15 Maret 2020, yang memuat 11 poin.

Walikota Tangerang, menjelaskan, surat edaran himbauan itu untuk menindaklanjuti keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.114-Huk/2020 tanggal 14 Maret 2020, tentang Penetapan Kejadian Luar Biasa Corona (Covid-19) di wilayah Provinsi Banten,.
“Selain itu memperhatikan, menyimak, menganalisis serta mengevaluasi penyebaran Penyakit Infeksi Emerging (PIE) secara massif di wilayah Kota Tangerang,” pungkasnya
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menjelaskan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Tangerang tetap beroperasi normal melayani sesuai rute yang berjalan dan BRT ini juga menjadi transportasi murah dan memudahkan akses masyarakat untuk bepergian di sekitar wilayah Kota Tangerang.

Menurutnya, BRT dapat melayani 1 juta penumpang jika seluruh koridor bisa beroperasi ( Koridor 1 – 6 ),” kata dia. Wahyudi mengatakan, target tersebut bisa saja diwujudkan melihat pergerakan penumpang BRT Kota Tangerang dari waktu ke waktu terus bertambah. “Ada peningkatan penumpang mulai dari pertahunnya mulai dari perbulan seribu bisa sampai dengan 25.000 penumpang perbulan per koridor,” kata dia.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar juga menghimbau bagi seluruh pengguna Trans Kota Tangerang tetap menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan dengan pola hidup yang sehat. Operator angkutan umum baik yang online atau konvensional untuk tetap mengambil langkah langkah antisipasi menjaga penyebaran virus Covid – 19,” tegas, Wahyudi. ( CaRed )

Leave a Reply

%d bloggers like this: