Pemilik Sabu 200 gram Divonis 10 Tahun Penjara

Jaksa Sebelumnya Menuntut Terdakwa  15 Tahun Penjara

Jaksa Sebelu

Jakarta, SKPKNews.com  Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang putusan  Terdakwa Aryo alias Mame dengan Vonis 10 Tahun penjara, denganbarang-bukti Narkoba jenis sabu seberat 199.1007 gram penjara dan subsider 1 Miliar Rupiah dan bila tidak bayar diganti kurungan 4 bulan penjara.

Adapun sebelumnya Hendrikus Eventius, SH, dan Dessy Intan permatasari.SH selaku Kuasa Hukum Terdakwa  dalam Nota pembelaannya  agar memberikan keringanan hukuman kepada Terdakwa Aryo karena diketahui terdakwa hanya memesan aplikasi Gojek dan diminta dia hanya sebagai kurir untuk itu agar permintaan kuasa hukum jangan di bebankan biaya perkara dan diminta agar biaya dibebankan kepada negara, oleh karena terdakwa Aryo sebelumya tengah berada dirumahnya dan kemudian mendapatkan telepon dari Rudy Halim bersama Ramdani yang sedang menjalani hukuman di Lapas Cipinang untuk mengirimkan makanan.

“Masing-masing 3 terdakwa dituntut 15 tahun. Aryo alias Mame, Ramdani dan Rudy Halim. Berat barang bukti 199.1007 gram sabu-sabu, 200 gram kurang.”

Aryo alias Mame diperintahkan dari jeruji besi Lapas Cipinang untuk mengambil pesanan yang tersedia di Tangerang City dan kemudian, dia mengirim sabu-sabu dengan aplikasi Gojek miliknya kepada Rudy Halim dan Ramdani.

Perlu diketahui, sebanyak 5 bungkus nasi padang yang berisi sabu-sabu diletakkan seseorang disela-sela pepohonan yang berada di Tangerang. Menurut tim Kuasa Hukum, narkotika golongan satu tersebut dengan berat hampir 200 gram dikendalikan oleh terpidana kasus narkotika.

“Dalam persidangan Aryo pesen order Gojek untuk memesan nasi Padang 5 bungkus. Setelah itu diantaranya ke LP Cipinang yang ditujukan ke Ramdani dan Rudy Halim,” kata dia.

Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Teguh Hariyanto SH mengatakan, untuk dua terdakwa masih ditunda karena alasan tidak dapat hadir, padahal sudah dilayangkan surat pemanggilan ke LP Cipinang Jakarta Timur.

Namun Majelis Hakim memerintahkan agar Jaksa Teguh memanggil 2 (Dua) Terdakwa Selasa depan untuk mendengr putusan hakim, dimana Rudy Halim dan Ramdani masih berstatus narapidana di LP Cipinang,  jadi tidak ada alasan lagi  kedua Terdakwa diancam dengan Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU RI No.35 Tentang Narkotika dan dari dakwaan berikutnya, mereka juga dikenakan Pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 UU RI No.35 Tentang Narkotika.

(Alred03)

Leave a Reply

%d bloggers like this: