Bantuan BLT COVID -19 di Sunat 50 ribu Oleh koperasi,Para Supir Miniarta Geram dan Tidak Terima

BOGOR SKPKNews.com – Para sopir Bus Miniarta geram dengan bantuan sosial pandemi Covid 19,  yang seharusnya diterima secara utuh sebesar Rp. 600 ribu,  namun,  mendapat potongan per kelapa keluarga sebesar Rp. 50 ribu,  jika tidak menolak dengan potongan ini,  maka koperasi tidak akan membantunya untuk mencairkan bantuan tersebut.

“Saya baru satu kali mendapatkan bantuan,  tetapi,  mendapatkan potongan sebesar Rp. 50 Ribu, ” kata salah satu pengemudi, RK,  kepada SKPKl,  kamis (24/09/20), di Terminal Bus Baranangsiang.

Ia menjelaskan,  pemotongan bantuan ini,  dilakukan oleh salah satu oknum dari Koperasi Angkutan Depok (KAD)  Miniarta, bekerja sma dengan temer/ juru tagih koperasi di lapangan melakukan pemotongan ini  terhadap semua penerima bantuan BLT khusus nya sopir Bus Miniarta jalur kp rambutan- bogor

“Yang saya tahu,  hanya 35 orang yang mendapatkan bantuan tersebut,  tetapi yang saya tahu ini,  semuanya sopir yang ada di terminal Bus Baranangsiang sebanyak 150 orang, ” kata dia.

Hal senada dikatakan,  oleh RK bahwa kejadian pemotongan bantuan sosial Covid-19 ini,  memang dilakukan sebesar Rp. 50 ribu dari jumlah yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

” Kalau saya menolak,  berarti saya tidak akan mendapatkan bantuan,  bahkan,  bantuan yang pertama tidak ada potongan,  dan kedua serta yang ketiga kita di ada paksaan untuk menyerahkan pemotongan tersebut, ” ujar dia.

Sementara itu,  hal senada juga dikatakan oleh ST mengatakan, hampir semua  pengemudi yang mendapatkan bantuan,  memang mendapatkan potongan ini,  jadi,  bantuan yang seharusnya hak buat pengemudi malahan,  pemilik bus juga mendapatkannya. Dan jajaran koperasi yg mendaptkan BLT

” Selain mendapatkan potongan,  tetapi oknum koperasi juga mendapatkan bantuan juga yang secara mutlak Rp. 600.000, bahkan,  mereka juga mendapatkan potongan dari Rp. 50.000 yang diambil haknya dari si pengemudi, ” tegas dia.

Ia menambahkan,  mereka berharap terhadap pemerintah,  atau yang mengurusi bantuan sosial pandemi Covid 19 ini,  tidak adanya potongan, dan yang harus menerima haknya itu,  khusus buat pengemudi saja.tutupnya

Taufik

Leave a Reply

%d bloggers like this: