Debat Publik Pertama Pilkada Beltim 2020 Alami Kendala Pada Jalur Streaming

Beltim, Skpknews.com – Debat Terbuka pertama Pilkada Kabupaten Belitung Timur digelar di ruang Satu Hati Bangun Negeri  kantor Bupati Kabupaten Belitung Timur, Kamis malam (5/11/2020). Kedua pasangan yaitu paslon nomor urut 1 Burhanuddin-Khairil yang berjargon Berakar, dan paslon nomor urut 2 Yuri Kemal Fadlulah-Nurdiansyah dengan Beltim Kaya.

Debat terbuka pertama ini mengangkat tema “Pengembangan Potensi Daerah dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Belitung Timur dimasa Pandemi Covid-19”. Dipandu oleh dua panelis yakni Prof. Dr. Hatamar Rasyid, M.Ag dan Prof. Dr. Ibrahim, M.Si serta dimoderatori oleh  Assoc  Prof. Dr. Dwi Haryadi, SH, MH Dekan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung (UBB). Dimana materi debat para paslon Pilkada 2020. meliputi pemaparan visi misi dari masing-masing paslon untuk menyejahterakan daerahnya jika kelak terpilih.

Ketua KPU Beltim, Rizal,ST berharap seluruh lapisan masyarakat dapat menyaksikan sehingga bisa menentukan siapa yang akan dipilih bupati dan wakil bupati melalui debat dengan memaparkan visi dan misi serta ajakan dalam debat pertama ini . Dimana debat akan dilaksanakan selama 3 kali yaitu pada malam hari ini tanggal 5 November 2020, tanggal 16 November 2020 dan tanggal 2 Desember 2020. Dan kepada PPK di seluruh Kecamatan agar mengundang stakeholder tingkat kecamatan menyaksikan debat pasangan calon. Juga pihaknya telah mencatat beberapa kekurangan pada pelaksanaan debat pertama ini, diantaranya terkait penerimaan siaran streaming kepada masyarakat yang dinilai masih mengalami kendala berupa gangguan sinyal.

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin, jadi untuk kendala sinyal ini kami mohon maaf. ini juga menjadi catatan bagi kami dan sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan debat terbuka selanjutnya,” jelas Rizal.

Ketua Bawaslu Kabupaten Beltim Wahyu Epan Yudhistira menilai, bahwa pelaksanaan debat pertama ini secara umum sudah berjalan dengan sebagaimana mestinya, namun ada beberapa catatan yang akan dievaluasi oleh pihaknya bersama KPU Beltim.

“Salah satu evaluasi itu diantaranya terkait pemastian untuk memasivkan informasi pelaksanaan debat terbuka tadi yang menjadi domainnya masyarakat umum. Contohnya berupa akses publik mengenai penerimaan siaran streaming yang masih mengalami gangguan, nantinya Bawaslu bersama KPU Beltim akan melakukan pertemuan dan membahas apa saja yang menjadi catatan pada pelaksanaan debat terbuka pertama ini. Agar pada saat pelaksanaan debat selanjutnya dapat berjalan lebih optimal.” Terang Evan . (Ris)

Leave a Reply

%d bloggers like this: