Kejari Jaktim Melakukan Pemusnahan Barang Bukti Dari 363 Perkara Yang Telah Berkekuatan Hukum

Jakarta, SKPKNews.com – Kejaksaan Negeri Jakarta Timur melakukan pemusnahan barang bukti narkotika, senjata api senjata tajam. Barang bukti yang dimusnahkan itu berasal dari 363 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap di mana jaksa menjalankan isi putusan pengadilan.

Kegiatan pemusnahan barang bukti itu dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur DR. Yudi Kristiana, bersama Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Josep Cristian. SH. MH dan seluruh jajaran. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Sub Bagian Pembinaan BNN RI, Tenaga Medis Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Muspida dan Muspiko.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti, merupakan agenda rutin Kejaksaan Negeri Jakarta Timur sebagai tindak lanjut tugas dan kewenangan Jaksa selaku eksekutor dalam melaksanakan amar putusan terkait barang bukti yang perkaranya telah memperoleh kekuatan hukum tetap,” kata Josep. Rabu (18/11/2020).

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika ini juga merupakan upaya Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dalam mendukung program pemerintah meminimalisir dan mengantisipasi maraknya peredaran Narkoba. Selain itu kegiatan ini juga sebagai upaya Kejari Jaktim dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu transparan, efektif dan efisien, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Pemusnahan barang bukti itu digelar di halaman kantor Kejari Timur . Adapun barang bukti yang dimusnahkan dalam kegiatan ini berasal dari 363 perkara.

Berikut ini barang bukti yang dimusnahkan:
– Sabu-sabu 1.38 kg dari 273 perkara
– Tablet ekstasi 0,04 gram dari 8 pekara
– Ganja jumlah 12.63 kg, dari 30 perkara tembakau gorila jumlah 22.12 gram, 3 perkara
– Obat-obatan 43.193 butir dari 3perkara.
– Senjata Softgun dan senjata api jumlah 4 pucuk dari 4 perkara.
– Senjata tajam, golok, pisau, pedang, celurit,parang dll jumlah 51 bilah dari 42 perkara.

Adapun metode pemusnahan narkotika jenis daun ganja, tembakau gorilla dan dilakukan dengan cara dibakar INCINERATORS .sedangkan senjata api dan senjata tajam, dilakukan dengan cara dipotong/dirusak hingga tidak dapat dipergunakan kembali.

Yudi mengatakan pelaksanaan pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan dalam satu tahun dua kali pemusnahan untuk saat ini kita melakukan pemusnahan cukup sederhana dan tetap memperhatikan Prosedur Standar Protokol Kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

(Alred03)

Leave a Reply

%d bloggers like this: