Ketua Umum Li-TPK Menghadiri Munas Investigasi Korupsi Nasional RI.(ICON-RI) di Surabaya,Ramot Batubara Kembali Terpilih Secara Aklamasi

SURABAYA Skpknews.com – Ramot Batubara biasa disebut Bung Barra Ketua Umum Investigasi Korupsi Nasional Republik Indonesia (ICON RI) Yang Terpilih Kembali cara Aklamasi mendapat ucapan selamat Langsung Dari Ketua Umum Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi (LI-TPK) Bambang S.SH .

Bambang … si Opung sapaan akrabnya Yang turut hadir di acara Munas I LSM ICON RI di Suites Hotel Surabaya Senin (26/10/2020) .saat awak media menemuinya di sela acara tersebut menyebut kita sebagai Lembaga swadaya masyarakat (LSM), Akan bekerja sama dan terus berperan dalam tindakan mengawal dan mangawasi segala kejahatan tindak pidana korupsi yang terjadi di pusat maupun daerah, sekarang ini Li-TPK sendiri sudah mempunyai beberapa kantor perwakilan di Indonesia baik DPD maupun DPC.

Lanjut si Opung sapaan akrabnya Mengingat…Korupsi di Indonesia masih sangat tinggi,ia mengajak seluruh lapisan anggota masyarakat untuk berperan aktif membantu aparat penegak hukum dalam pemberantasan korupsi,mari kita bekerja sama sebagai tanda kecintaan kita kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini,sambil memperaktekan salam komando dengan mengepal tangannya…Merdeka!!

“Sesuai Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 41 ayat (5) dan Pasal 42 ayat (5) menyatakan bahwa tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi telah diatur dengan Peraturan Pemerintah.
“Peran serta masyarakat yang diperlukan untuk mewujudkan tanggungjawab Penyelenggara Negara yang bersih dari Tindak Pidana Korupsi terhadap kepentingan masyarakat”, ungkap Bambang.

Bambang menambahkan, bentuk peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi adalah, mencari, memperoleh, memberikan data atau informasi tentang tindak pidana korupsi, serta hak menyampaikan saran dan tindakan yang bertanggung jawab terhadap pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Kami dari LSM Anti Korupsi akan melakukan Investigasi dibeberapa instansi pemerintahan baik pusat maupun daerah, dan instansi lainnya termasuk anggaran negara atau daerah, dan dalam melaksanakan tugas anggota kami dibekali KTA,” ujar Bambang dan surat tugas.

Ketua Umum Li-TPK yang hobi berburu itu menuturkan “Agar tidak terjadi kebocoroan anggaran negara, ada temuan dalam dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan aparat pemerintahan dari mulai tingkat desa hingga pejabat tinggi di pemerintahan baik itu Bupati maupun Gubernur dan perangkatnya, kami meminta masyarakat untuk dapat bekerja sama dengan baik dan tanggung jawab yang baik pula melaporkan kepada kami, dan akan kami tindak lanjutin kepihak penegak hukum yang berhak melakukan pemeriksaan terhadap pejabat yang melakukan korupsi, ”pungkasnya.

(Redd)

Leave a Reply

%d bloggers like this: