KPUD Beltim Fasilitasi Media Terkait Tahapan Pemilukada Tahun 2020 di Situasi Pandemi Covid – 19

Beltim, skpknews.com – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Belitung Timur menggelar Fasilitasi Media terkait tahapan kampanye pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur tahun 2020 di warkop Milenium Desa Baru Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur. Senin (12/10/2020).

Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Belitung Timur Asrikhah menyampaikan perihal banyaknya metode dan aturan kampanye yang berbeda di masa Pandemi Covid-19, hal itu sesuai dengan PKPU No 13 Tahun 2020.

“Banyak perubahan yang terjadi pada tahapan kampanye saat ini, terutama pada metode kampanye. Kegiatan seperti rapat umum, bazar dan konser musik ditiadakan. Jadi kegiatan yang masih bisa dilakukan oleh pasangan calon antara lain pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, debat publik, dan penyebaran bahan kampanye sesuai dengan protokol kesehatan,” ujar Asrikhah.

Dikatakan Asrikhah, pihaknya juga sudah menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) dan bahan Kampanye yang difasilitasi oleh KPU untuk setiap paslon.

“Untuk APK yang sudah kami serahkan kepada setiap Paslon adalah jenis baleho, spanduk dan umbul-umbul. Sedangkan untuk bahan kampanye masih dalam proses cetak, dan untuk aturan kampanye melalui media sosial, dengan akun yang harus didaftarakan oleh tim kampanye paslon kepada KPU, minimal sebanyak 20 akun media sosial untuk di tingkat kabupaten,” jelasnya.

Melalui Media Center diharapkan membantu penyebaran informasi tentang tahapan kampanye pemilukada Beltim tahun 2020 sebagai perpanjangan tangan dari KPUD Beltim kepada masyarakat Belitung Timur melalui Media Cetak, Cyber/ online, TV media maupun Media Elektronik.

“Disini juga dari hasil sosialisasi rekan media bisa paham serta bisa menyampaikan kepada masyarakat dan juga dengan ini rekan media juga bisa memahami dengan aturan yang ada disaat Pandemi covid-19 kadang ada perubahan aturan yang dengan tiba-tiba ada perubahan aturan signifikan seketika, dan mengharapkan juga  rekan-rekan pers untuk dapat menyampaikan informasinya secara akurat, sehingga informasi yang diterima oleh masyarakat sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pihaknya,” harap Asrikhah

Disinggung terkait jumlah pendaftar KPPS masih di bawah target. Padahal, KPU Kabupaten Beltim menargetkan minimal 2.223 orang untuk menjadi KPPS. Jumlah itu termasuk pengamanan yang akan bertugas pada pelaksaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur pada 9 Desember 2020.

“hingga saat ini KPU Beltim belum mempunyai data pasti berapa jumlah pendaftar KPPS di Kabupaten Beltim. Namun untuk data awal sebenarnya sudah cukup banyak data pendaftar KPPS yang masuk di KPU Beltim di awal kita minta dulu nama dan NIK pendaftar untuk kroscek dan screenning data di SIPOL dan periodesasi,” jelas Asrikhah

Asrikhah juga menyatakan adanya persyaratan terbaru usia KPPS harus minimal 20 tahun dan maksimal 50 tahun membuat kesempatan bagi masyarakat kian terbatas. Dalam aturan terbaru tersebut, pertimbangannya karena di masa pendemi usia rentan itu di 50 tahun ke atas.

“Masa periodesasi juga maksimal dua kali menjabat sebagai KPPS. Hal ini lebih karena kita ingin ada regenerasi, artinya jangan sampai hanya orang-orang itu saja yang bertugas, jika hingga 14 Oktober 2020 besok, jumlah pendaftar belum mencapai kuota yang ditetapkan maka KPU Beltim akan memperpanjang waktu pendaftaran KPPS. Kalau untuk honor memang kita ada penambahan sekitar Rp 100 ribu. Untuk Ketua KPPS Rp 650 ribu, anggota Rp 600 ribu, dan petugas Pengamanan TPS Rp 500 ribu,” ujar Asrikhah

Total jumlah TPS di Kabupaten Beltim mencapai 247. Jumlah petugas tiap KPPS 7 orang ditambah dua orang untuk pengamanan TPS sehingga total yang dibutuhkan sebanyak 2.223 orang. (Vn)

Leave a Reply

%d bloggers like this: