Lelang Tanah KAS Desa WONOKERTO Terkesan Tertutup Begitu Juga Cara Pembayaran Sewa Lahannya

Ngawi Skpknews.com – 1 diantara 12 desa yg berada di wil kec kedunggalar kabupaten Ngawi Jawa Timur, diantaranya adalah desa wonokerto yg memiliki tanah kas desa yg letaknya di wilayah desa kedunggalar. Aset desa tersebut memiliki luas 6 Ha lebih.Keberadaan tanah kas desa Wonokerto tersebut menjadi lahan tebu yang sudah dikelola oleh pihak Wukir dana sekti.

Tentunya melalui nilai sewa yg sudah disepakati kedua belah pihak,adanya informasi tersebut,awak media skpk mencuba turun kelapangan guna mencari kebenarannya,Sampailah dikantor desa wonokerto dan bertemu kepala desa.Beliau membenarkan terkait tanah kas desa wonokerto sudah dikelola pihak tebu.Beliau kepala desa menambahkan, agar lebih jelasnya silahkan keruang sebela (ruang sekertaris desa). Kemudian awak media melanjutkan keruang yg ditunjuk kades. Beliau bu sekertaris desa yg biasa akrab dipanggil dengan sebutan mbak menik tersebut, juga membenarkan perihal yang disampaikan kades.

“Mbak menik (sekdes) juga menambahkan nilai sewa tanah kas desa Wonokerto sudah disepakati dengan nilai sewa pertahun periode 2020 – 2021 senilai 94,635,000. Sampe disini, awak media menanyakan, sudahkah transaksi tersebut  melalui badan lelang desa.Beliau sekertsris desa menyampaikan belum, alasannya habis kebakaran,maka psda saat negosiasi dengan pihak tebu masih di bulan Agustus

Sementara panitia lelang kas desa baru membuka pendaftaran dimulai tgl 1 n ditutup tgl 15 September. Terlepas disengaja atau tidak disengaja, kesan tidak mengindahkan aturan yg ada itu cukup jls. Ditempat terpisah, pihak tebu yg tidak mau disebutkan namanya jg menyampaikan.Intinya pihak tebu sudah melakukan transaksi sewa tanah kas desa terbut, sudah dibayar lunas walau pembayarannya melalui rekening salah 1 bank dan perjanjian dirumah sekertsris desa  jg ada ketua panitia dimana perjanjiannya sudah ditanda tangani kepala Desa.

Ketua BPD, ketua panitia lelang  dusun dari pihak tebu,Bahkan seketaris Desa yang tidak  ikut membubuhkan tanda tangan didalam perjanjian tersebut justru sekertaris desa lah yg memintakan tanda tangan nama2 tersebut, tandas pihak tebu yg tidak mau disebutkan namanya. Aturan dibuat tidak untuk dilanggar, setidaknya bisa buat acuan didalam mengemban amanah. Agar tidak gegabah didalam menyikapinya. (Bambang edy tim)

Leave a Reply

%d bloggers like this: