Warga Sekaligus Aktivis Senior Terminal Baranang Siang Ngamuk di Kantor Pos Bogor Soal BLT APBD Kota Bogor

KOTA BOGOR SKPKNews.com – Carut marut pengambilan Bantuan Langsung Tunai (BLT) APBD Kota Bogor memicu kerusuhan di Kantor Pos Bogor Jalan Ir. Djuanda Kota Bogor, pada Senin (21/09).

Puluhan warga yang berasal dari beberapa Kecamatan Kota Bogor mendatangi Kantor Pos Bogor untuk mengambil BLT APBD Kota Bogor yang senilai Rp. 500.000, namun mendapat penolakan karena sudah melewati waktu yang ditentukan diwilayah Kecamatan masing – masing.

Seorang warga Kelurahan Cikaret Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor Budiyana mengatakan, wesel pos BLT yang telat saya terima dari pihak Kelurahan, di sarankan dari pihak Kelurahan untuk mengambil langsung ke Kantor Pos Bogor.”

” Ya saya menerima wesel pos BLT saja telat dari Kelurahan, sudah melewati waktu pengambilan yang dijadwal diwilayah, maka atas saran Kelurahan untuk mengambil langsung hari ini ke Kantor Pos,” ungkap Budiyana kepada awak media.

” Sampai di Kantor Pos, ternyata banyak warga dari Kecamatan lain yang sama masalahnya dengan saya,” tambah Budiyana.

Budiyana juga mengatakan, awalnya kami semua ditolak untuk mengambil BLT, karena sudah lewat jadwal, dan akan dijadwalkan ulang.”

” Tapi ini hak kami, dengan data lengkap sesuai prosedur pengambilan BLT, dan atas arahan pihak Kelurahan,” kata Budiyana.

” Ini yang memicu ketegangan antara warga dengan pihak Kantor Pos, kami hanya mengambil hak kami sebagai warga,” tegas Budiyana.

Sementara Kepala Kantor Pos Bogor Bagus Muhammad Yusuf yang langsung menemui warga setelah sempat terjadi kericuhan didalam Kantor Pos, langsung memberikan arahan kepada warga, BLT APBD Kota Bogor bisa di ambil para warga hari ini.”

” Ya sebelumnya kami minta maaf, sudah terjadi ketegangan antara warga dengan pegawai kami, maka untuk semua warga yang datang hari ini dapat mencairkan BLTnya,” ungkap Bagus di Kantor Pos.

Kedepan, lanjut Bagus, kami akan evaluasi lagi soal penerima wesel yang telat, karena kami bekerja bersama dengan Pemerintah Kota Bogor, tidak sendiri dalam menyalurkan BLT ini,” tutup Bagus.

Taufik

Leave a Reply

%d bloggers like this: