PALEMBANG, SKPKNews.com – Rekam jejak pengabdian di bidang penegakan hukum mengantarkan Dr. H. Erryl Prima Putra Agoes, S.H., M.H., menerima penghargaan Alumni Award 2026 dari Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (FH Unsri). Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Reuni Akbar Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Tahun 2026, Sabtu (24/10/2026).
Penghargaan berlangsung di Aula Prof. Amzulian Rifai, S.H., LL.M. Hall, lantai 9 FH Tower, Kampus Palembang. Pemberian apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan institusi terhadap alumni yang dinilai telah menorehkan prestasi, memberikan kontribusi nyata, serta membawa nama baik almamater melalui bidang pengabdian masing-masing.
Bagi Erryl, penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi pencapaian pribadi. Pengakuan dari almamater juga menandai perjalanan panjang pengabdiannya di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, sekaligus kiprahnya dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai jaksa senior, Erryl pernah mengemban sejumlah jabatan strategis di institusi Adhyaksa. Di antaranya, Direktur Pelanggaran HAM Berat pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI dan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya dalam bidang hukum dan penegakan hukum. Setelah menjalani berbagai penugasan kedinasan, kiprahnya juga berlanjut melalui kegiatan di luar institusi kejaksaan, termasuk menjabat sebagai Ketua DPD PERATIN Sumatera Selatan.
Penghargaan Alumni Award 2026 diberikan dalam momentum Dies Natalis ke-66 Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya. Kegiatan ini mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Memperkuat Sinergi, Mengabdi untuk Almamater” dan diselenggarakan oleh FH Unsri bersama Ikatan Alumni Fakultas Hukum Unsri Sumatera Selatan.
Melalui agenda tersebut, fakultas bersama ikatan alumni memperkuat hubungan antargenerasi lulusan sekaligus memberikan penghargaan kepada alumni yang dinilai telah berkontribusi positif di bidang profesi dan pengabdiannya.
Usai menerima penghargaan, Erryl menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh almamaternya.
Penghargaan itu, menurutnya, tidak semata-mata berkaitan dengan perjalanan karier seseorang. Lebih dari itu, pengakuan tersebut menjadi pengingat bahwa integritas, peningkatan kompetensi, serta komitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat merupakan hal penting yang harus terus dijaga.
Nilai-nilai tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap profesi hukum. Pengabdian di bidang ini tidak hanya menuntut kemampuan profesional, tetapi juga konsistensi dalam menjunjung etika dan tanggung jawab.
Pemberian Alumni Award 2026 sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara alumni dan almamater. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat mendukung pengembangan pendidikan hukum, memperluas kontribusi para lulusan, serta memperkuat upaya peningkatan kualitas penegakan hukum di Indonesia.
Penghargaan yang diterima Erryl menjadi salah satu bentuk apresiasi atas perjalanan pengabdiannya. Pada saat yang sama, penghargaan tersebut membawa pesan bahwa kontribusi alumni tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan, melainkan terus berlanjut melalui karya, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Editor: Ali Han












