Ekonomi & BisnisNasionalPemerintahanTerkini

Garuda Indonesia Perkuat Pasar Domestik, BP BUMN dan Danantara Dorong Transformasi Bisnis

8
×

Garuda Indonesia Perkuat Pasar Domestik, BP BUMN dan Danantara Dorong Transformasi Bisnis

Sebarkan artikel ini
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, bersama jajaran direksi, komisaris, dan manajemen Garuda Indonesia di kantor perusahaan di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

JAKARTA, SKPKNews.com – BP BUMN bersama Danantara mendorong percepatan transformasi bisnis PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk memperkuat fundamental perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperbaiki kualitas layanan penerbangan. Penguatan pasar domestik menjadi salah satu fokus utama dalam upaya meningkatkan daya saing maskapai nasional tersebut.

Langkah strategis itu dibahas Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, bersama jajaran direksi, komisaris, dan manajemen Garuda Indonesia di kantor perusahaan di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Transformasi yang didorong mencakup optimalisasi dan penambahan armada, perluasan jangkauan pasar, peningkatan pengalaman pelanggan, serta penajaman strategi bisnis. Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk membangun posisi Garuda Indonesia yang lebih kuat di tengah persaingan industri penerbangan nasional.

Dony menekankan bahwa penentuan target pasar merupakan fondasi penting dalam menyusun strategi perusahaan. Menurutnya, Garuda Indonesia perlu memahami secara jelas segmen pelanggan yang ingin dilayani sebelum menentukan karakteristik produk dan layanan yang menjadi keunggulan perusahaan.

“Kita harus commit memulai dari menentukan siapa sebetulnya target market-nya Garuda Indonesia. Jangan pernah terdistraksi. Habis itu nanti kita lihat apa product differentiation kita,” ujar Dony, sebagaimana dikutip dari akun Instagram resmi BP BUMN.

Selain menetapkan target pasar, perusahaan juga didorong membangun diferensiasi produk yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Strategi tersebut dinilai penting agar Garuda Indonesia memiliki identitas layanan yang jelas dan tidak hanya mengandalkan persaingan tarif dalam merebut pasar.

Peningkatan pengalaman pelanggan menjadi bagian penting dari agenda transformasi tersebut. Pembenahan diarahkan pada seluruh tahapan perjalanan penumpang, mulai dari akses melalui situs web, proses check-in, fasilitas lounge, boarding, hingga pelayanan selama penerbangan.

Konsistensi layanan pada setiap tahapan diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus memperkuat nilai tambah yang ditawarkan Garuda Indonesia. Dengan demikian, persaingan dapat dibangun melalui kualitas layanan dan pengalaman perjalanan, bukan semata-mata melalui harga tiket.

Dony juga menyoroti perkembangan kinerja perusahaan selama satu tahun terakhir. Ia menyebut jumlah penerbangan yang beroperasi dan pendapatan Garuda Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam periode tersebut.

“Kita harus improve the whole experience. Supaya kita tidak berkompetisi di sisi harga. Dalam satu tahun terakhir, Garuda sudah berhasil melakukan proses turnaround yang luar biasa. Di dalam semua parameter yang kita lihat, jumlah flight kita yang saat ini terbang meningkat sangat signifikan, pendapatan kita juga tumbuh signifikan,” kata Dony.

Pernyataan tersebut menjadi dasar bagi manajemen untuk melanjutkan perbaikan bisnis secara terarah. Namun, besaran peningkatan jumlah penerbangan dan pendapatan belum dirinci dalam keterangan yang menjadi sumber pemberitaan ini.

Ke depan, penguatan fundamental, efisiensi operasional, optimalisasi armada, dan peningkatan kualitas layanan menjadi sejumlah aspek yang perlu dijaga dalam pelaksanaan transformasi Garuda Indonesia.

Upaya memperkuat pasar domestik diharapkan dapat meningkatkan daya saing maskapai nasional sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan. Keberhasilan strategi tersebut akan bergantung pada konsistensi pelaksanaan, kemampuan memenuhi kebutuhan pelanggan, serta pencapaian kinerja yang terukur.

Reporter: Ali Han