NasionalTerkini

AMKI Pusat Siapkan RALB, Kepemimpinan dan Kepengurusan Jadi Agenda Utama

22
×

AMKI Pusat Siapkan RALB, Kepemimpinan dan Kepengurusan Jadi Agenda Utama

Sebarkan artikel ini
Ketua Panitia RALB AMKI Pusat 2026, Simon Leo Siahaan, menyampaikan bahwa rapat dapat diikuti anggota secara langsung maupun secara daring.

JAKARTA, SKPKNews.com – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat dijadwalkan menggelar Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (19/8/2026). Forum tersebut akan menjadi ruang pengambilan keputusan terkait dinamika kepemimpinan serta penataan organisasi AMKI Pusat.

Ketua Panitia RALB AMKI Pusat 2026, Simon Leo Siahaan, menyampaikan bahwa rapat dapat diikuti anggota secara langsung maupun secara daring. Skema tersebut disiapkan agar anggota tetap memiliki kesempatan mengikuti proses pembahasan dan pengambilan keputusan organisasi.

“RALB AMKI ini menjadi forum untuk membahas sejumlah agenda penting organisasi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Simon dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).

Salah satu agenda yang akan dibahas ialah pengunduran diri Tundra Meliala yang sebelumnya telah disampaikan dalam rapat Dewan Pengawas. Setelah itu, forum akan membahas status kekosongan jabatan Ketua Umum AMKI Pusat.

RALB juga dijadwalkan membahas mekanisme pemilihan serta penetapan Ketua Umum baru. Dengan demikian, keputusan mengenai siapa yang akan memimpin AMKI Pusat selanjutnya masih menunggu hasil resmi rapat anggota.

Selain persoalan kepemimpinan, agenda forum mencakup pemberian mandat untuk penyelesaian administrasi organisasi serta penyesuaian atau perubahan susunan kepengurusan.

Simon menegaskan seluruh agenda tersebut akan diputuskan melalui mekanisme RALB. Hasil rapat nantinya akan dituangkan dalam berita acara dan keputusan resmi sebelum forum ditutup.

Ia juga meminta anggota AMKI Pusat memberikan perhatian terhadap agenda organisasi, termasuk persoalan pengelolaan keuangan.

“Termasuk membahas tentang keuangan organisasi. Faktanya, selama AMKI berdiri masih gotong royong. Kita benahi semua. Kita tidak ingin organisasi dijalankan gaspol, tetapi tidak sesuai ketentuan. AMKI bukan perusahaan pribadi,” tegas Simon.

Menurutnya, pembenahan internal diperlukan agar keberlangsungan organisasi tetap berjalan sesuai aturan dan prinsip tata kelola yang telah ditetapkan.

Simon berharap RALB berlangsung tertib, terbuka, dan mengedepankan musyawarah. Penataan kepemimpinan dan kepengurusan diharapkan menghasilkan keputusan yang dapat memperkuat keberlanjutan AMKI Pusat.

“Selain itu, penataan kepengurusan diharapkan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku,” pungkasnya.

Editor: Ali Han