Jakarta, SKPKNews.com – Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) Mahkamah Agung RI memberikan pembekalan kepada para hakim yang memperoleh promosi maupun mutasi sebagai pejabat struktural di lingkungan pengadilan negeri. Kegiatan yang berlangsung di Command Center Ditjen Badilum, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026), digelar secara hybrid sebagai upaya memperkuat kualitas kepemimpinan, tata kelola organisasi, serta integritas aparatur peradilan.
Pembinaan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Tim Promosi dan Mutasi yang dilaksanakan pada 13 Juli 2026. Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Bambang Myanto memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran pimpinan Ditjen Badilum, termasuk Sekretaris Ditjen Badilum dan para direktur teknis.
Dalam pemaparannya, Bambang menegaskan bahwa promosi jabatan harus dipandang sebagai amanah yang menuntut tanggung jawab lebih besar, bukan sekadar pencapaian karier. Menurutnya, seorang pimpinan pengadilan memegang peran strategis dalam memastikan pelayanan peradilan berjalan efektif, transparan, dan tetap dipercaya masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa tugas pimpinan pengadilan tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian perkara, tetapi juga mencakup pembinaan sumber daya manusia, pengelolaan administrasi, pengawasan anggaran, hingga menjaga marwah lembaga peradilan. Seluruh aspek tersebut harus dijalankan secara seimbang agar organisasi mampu bekerja secara optimal.
Bambang juga menyoroti pentingnya membangun hubungan kerja yang harmonis antara Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan. Sinergi, komunikasi yang terbuka, dan koordinasi yang berkesinambungan dinilai menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan serta mengambil keputusan yang tepat di lingkungan satuan kerja.
Selain kemampuan manajerial, ia mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus menunjukkan keteladanan dalam setiap tindakan. Disiplin, etika, dan integritas, menurutnya, merupakan nilai yang harus tercermin dalam perilaku sehari-hari sehingga dapat menjadi contoh bagi seluruh aparatur pengadilan.
Menutup arahannya, Bambang mengajak seluruh pejabat struktural yang baru mendapat amanah untuk menjaga profesionalisme dan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Ia berharap para pimpinan mampu menghadirkan pelayanan peradilan yang semakin berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Reporter: Ali Han
Humas: MARI












