
Sarolangun-SKPKNews.com Bupati Sarolangun menghadiri rangkaian acara Pondok Pesantren Nurul Jadid di Kecamatan Singkut, Rabu (20/05/2026). Kegiatan meliputi Pengajian Akbar, Wisuda Khotmil Quran ke-26, pelepasan 216 lulusan SMP, SMA, MA Tahun Ajaran 2025-2026 serta peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Ponpes tersebut.
Turut hadir pimpinan ponpes, Kasat Binmas Polres Sarolangun, Kapolsek Singkut, Plh Camat Singkut, Kepala Desa Pasar Singkut, wali santri, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Bupati mengapresiasi perjuangan para pendiri dan pengasuh yang menjadikan pesantren ini benteng pendidikan Islam dan akhlak. Ia berpesan kepada para santri agar Alquran tidak hanya dibaca, tapi dipahami, diamalkan, dan dijadikan pedoman hidup.
Kepada lulusan, ia mengingatkan kelulusan adalah awal tanggung jawab baru. “Teruslah belajar, jaga sopan santun, hormati orang tua dan guru, serta jadilah generasi yang bermanfaat bagi agama dan bangsa,” ujarnya.
Menyinggung tantangan era digital, Bupati mengimbau santri tetap cerdas bermedia sosial namun kokoh berpegang pada nilai agama. “Hindari pengaruh buruk seperti judi online dan berita bohong. Gunakan teknologi untuk hal positif,” tegasnya.
Ia juga mengajak menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi berita belum jelas kebenarannya. Pemerintah berkomitmen mendukung pesantren sebagai pusat pembangunan sumber daya manusia.
“Kemajuan daerah tak hanya diukur dari infrastruktur, tapi utamanya dari kualitas moral dan akhlak generasi mudanya. Sinergi pemerintah, ulama, dan masyarakat harus terus dipererat,” pungkas Bupati.
Acara ditutup dengan doa bersama, berharap lulusan dapat mengamalkan ilmu dan membawa manfaat bagi lingkungan. (red)












