Jakarta, SKPKNews.com – Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Ketua Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi Aliansi Nasional Republik Indonesia (LI-TPK ANRI), Bambang S., S.H., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Menurut Bambang, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi institusi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pengabdian kepada bangsa dan negara sesuai tema “Polri untuk Masyarakat Menuju Indonesia Maju.”
Bambang berharap tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Atas nama keluarga besar LI-TPK ANRI, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh anggota Polri di mana pun bertugas. Semoga Polri semakin profesional, modern, humanis, serta tetap menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, tugas pokok Polri meliputi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, ketiga tugas tersebut harus berjalan secara seimbang sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara.
Selain itu, Bambang juga mengingatkan bahwa Pasal 14 UU Nomor 2 Tahun 2002 mengatur berbagai tugas Polri, di antaranya memberikan pelayanan kepada masyarakat, menerima laporan atau pengaduan, menyelesaikan perselisihan warga yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta melakukan tindakan lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut Bambang, kepercayaan publik merupakan modal utama bagi institusi Polri dalam menjalankan fungsi penegakan hukum. Oleh karena itu, seluruh personel Polri diharapkan terus menjaga integritas, menjunjung tinggi profesionalisme, dan memberikan pelayanan yang adil kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan status sosial maupun latar belakang ekonomi.
“Kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar Polri. Saya berharap semangat pengabdian, keberanian, dan dedikasi seluruh anggota Polri terus ditingkatkan sehingga masyarakat semakin percaya terhadap proses penegakan hukum di Indonesia,” katanya.
Bambang secara khusus menaruh perhatian terhadap masyarakat kecil yang kerap menghadapi berbagai kendala dalam memperoleh akses terhadap keadilan. Menurutnya, kelompok masyarakat kurang mampu maupun mereka yang memiliki keterbatasan pemahaman hukum memerlukan pendampingan serta pelayanan hukum yang lebih maksimal.
“Kami berharap Polri benar-benar hadir untuk masyarakat bawah. Jangan sampai masyarakat kecil selalu menjadi kambing hitam atau merasa menjadi korban dalam proses mencari keadilan. Penegakan hukum harus memberikan rasa keadilan bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi,” tegasnya.
Sebagai Ketua LI-TPK ANRI, Bambang menyatakan pihaknya akan terus mendukung upaya pemberantasan tindak pidana korupsi serta mendorong terciptanya penegakan hukum yang transparan, akuntabel, profesional, dan berkeadilan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional. Menurutnya, sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera.
Di akhir pernyataannya, Bambang kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Polri yang selama ini telah mengabdikan diri dalam menjaga keamanan negara.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin dicintai masyarakat, semakin profesional dalam menjalankan amanah Undang-Undang, serta senantiasa menjadi institusi yang memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup Bambang.
Editor: Ali Han












