DaerahPemerintahanTerkini

Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti di RW 05 Cengkareng Barat, Diharapkan Jadi Kegiatan Rutinitas

22
×

Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti di RW 05 Cengkareng Barat, Diharapkan Jadi Kegiatan Rutinitas

Sebarkan artikel ini

Jakarta-SKPKNews.com Dalam rangka mendukung program Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk menangani sampah secara serius, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menggelar kegiatan kerja bakti kolaborasi di kawasan bank sampah induk RW 05, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Minggu (7/6).

Pada kesempatan giat tersebut sejumlah pejabat hadir dan turun langsung memberikan arahan, motivasi dan semangat kepada semua petugas yang diterjunkan. Tampak Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono, Camat Cengkareng, Suhardin dan beberapa staf.

Kegiatan yang di gelar hari Minggu itu melibatkan setidaknya 230 pasukan gabungan, serta dibantu warga setempat.

Kerja bakti difokuskan pada pembersihan saluran air, pemangkasan rumput liar, penataan lingkungan, serta edukasi pemilahan sampah bagi warga. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi persoalan sampah di Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Camat Cengkareng, Suhardin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan indah.

“Kegiatan pada hari ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan kebersihan lingkungan. Lokasi pemilahan sampah di Perumahan Lingkungan Hidup ini juga menjadi lokasi percontohan pemilahan sampah di Jakarta Barat, sehingga kebersihan dan penataannya harus terus dijaga bersama,” ujarnya saat memimpin apel kerja bakti.

Suhardin menjelaskan, kawasan pemilahan sampah di RW 05 memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan sampah di wilayah Jakarta Barat. Karena itu, warga diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan sekitar lokasi pemilahan sampah agar tetap nyaman dan tertata.

“Sampah yang ada di sini hanya sampah yang dipilah maupun sampah transit sebelum diangkut ke tempat pengolahan. Lingkungan di sekitarnya harus tetap bersih, tertib, dan indah. Jangan sampai seluruh kawasan ini dianggap sebagai tempat sampah,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan memilah sampah dari rumah tangga masing-masing sebagai langkah nyata mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pengolahan akhir.

“Kita saat ini sedang menghadapi persoalan sampah. Oleh karena itu, mari kita mulai memilah sampah dari rumah masing-masing maupun melalui pengelolaan yang dikoordinasikan oleh pengurus lingkungan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, kerja bakti dibagi ke dalam beberapa kelompok tugas. Tim gabungan PPSU, Satgas Sumber Daya Air (SDA), dan Suku Dinas Lingkungan Hidup melakukan pembersihan saluran dan rumput di sekitar masjid, TPS 3R, urban farming, serta sejumlah titik lainnya.

Sementara itu, petugas pertamanan, Bina Marga, dan pengelola RPTRA melakukan penataan taman dan ruang terbuka hijau.

Suhardin berharap kerja bakti yang dilakukan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kebersihan lingkungan serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, kita berharap ini menjadi kegiatan rutin, tentunya tujuannya adalah untuk kepentingan bersama juga.  Mari kita bersama-sama, semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat mengambil tanggung jawab dan bergotong royong menjaga lingkungan kita masing-masing. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan hasil yang baik dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya. (red)