Jakarta, SKPKNews.com – Ratusan peserta dari Activist Connection Muslimah Gerakan Pemuda Islam (GPI) menggelar aksi damai di kawasan depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). Aksi tersebut digelar bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Aksi yang mulai berlangsung sekitar pukul 13.10 WIB itu dipimpin Penanggung Jawab (Pj) Ibrahim Yusuf. Berdasarkan pantauan di lokasi, massa datang secara bertahap dan berkumpul di area seberang Kedubes AS. Para peserta membawa serta membentangkan bendera Merah Putih sebagai simbol semangat kebangsaan.
Mobil komando digunakan sebagai pusat koordinasi selama kegiatan berlangsung. Selain bendera Merah Putih, peserta juga mengibarkan bendera organisasi dan aliansi Activist Connection Muslimah Gerakan Pemuda Islam (GPI).
Peserta aksi berasal dari berbagai latar belakang organisasi dan institusi pendidikan. Sejumlah peserta terlihat mengenakan almamater, di antaranya Universitas Pamulang (UNPAM), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), LP3I, Gerakan Pemuda Islam (GPI), Universitas Atma Jaya, serta Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ).
Keberagaman latar belakang peserta menunjukkan keterlibatan mahasiswa dan kelompok pemuda dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka turut mewarnai momentum peringatan kemerdekaan dengan menyampaikan aspirasi melalui aksi secara damai.
Pada sekitar pukul 13.45 WIB, jumlah peserta terus bertambah. Massa kemudian direncanakan bergerak menuju kawasan Silang Selatan Monas untuk melanjutkan rangkaian kegiatan.
Sekitar pukul 14.05 WIB, jumlah peserta yang berada di area seberang Kedubes AS diperkirakan mencapai sekitar 500 orang.
Hingga laporan ini disusun, aksi masih berlangsung. Situasi kegiatan terpantau sebagai bagian dari penyampaian aspirasi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi kelompok masyarakat, mahasiswa, dan pemuda dalam mengisi momentum kemerdekaan melalui penyampaian aspirasi di ruang publik secara tertib dan damai.
Reporter: Iwan Toharun
Editor: Ali Han












