NasionalTerkini

Sikap dan Perilaku Seseorang Menjadi Cerminan Integritas

27
×

Sikap dan Perilaku Seseorang Menjadi Cerminan Integritas

Sebarkan artikel ini
Integritas juga tercermin dari keteguhan dalam memegang prinsip moral dan hukum ketika menghadapi berbagai tantangan maupun godaan.

Jakarta, SKPKNews.com – Sabtu, 18 Juli 2026. Integritas dinilai sebagai salah satu nilai mendasar yang tercermin dari sikap dan perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Integritas tidak hanya berkaitan dengan apa yang diucapkan, tetapi juga keselarasan antara cara berpikir, berbicara, dan bertindak secara konsisten.

Dalam berbagai aspek kehidupan, baik di lingkungan kerja, organisasi, maupun masyarakat, seseorang yang memiliki integritas menunjukkan komitmen untuk menjalankan nilai-nilai moral dan etika, termasuk ketika tidak ada pengawasan dari pihak lain.

Salah satu indikator utama integritas adalah konsistensi antara ucapan dan tindakan. Individu yang berintegritas berupaya menepati janji, menjalankan komitmen, serta menghindari sikap yang bertentangan dengan nilai-nilai yang diyakininya.

Selain itu, integritas juga tercermin dari keteguhan dalam memegang prinsip moral dan hukum ketika menghadapi berbagai tantangan maupun godaan. Keputusan yang diambil didasarkan pada pertimbangan etika, bukan semata-mata kepentingan pribadi atau keuntungan sesaat.

Aspek lain yang menjadi bagian penting dari integritas adalah akuntabilitas. Seseorang yang berintegritas berani bertanggung jawab atas setiap keputusan dan tindakannya, termasuk mengakui kesalahan tanpa menyalahkan pihak lain atau memanipulasi fakta.

Kejujuran dan transparansi juga menjadi fondasi utama integritas. Perilaku yang terbuka, objektif, serta menjauhi praktik manipulatif merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan di lingkungan profesional maupun sosial.

Sebagaimana dikutip dari pernyataan yang kerap dikaitkan dengan penulis C.S. Lewis, “Integritas adalah melakukan hal yang benar, bahkan ketika tidak ada orang yang melihat.” Kutipan tersebut menggambarkan bahwa integritas merupakan komitmen pribadi yang tidak bergantung pada pengawasan atau penilaian orang lain.

Dalam konteks organisasi dan pelayanan publik, integritas menjadi modal utama untuk membangun kepercayaan (trust), kredibilitas, dan reputasi. Tanpa integritas yang diwujudkan melalui perilaku nyata, kepercayaan masyarakat terhadap individu maupun institusi dapat menurun.

Penulis: Syamsul Bahri
Editor: Ali Han