DaerahTerkini

TNI Hadirkan Harapan Baru, Pembangunan Jembatan Aramco di Aek Namora Bayo Capai 58 Persen

18
×

TNI Hadirkan Harapan Baru, Pembangunan Jembatan Aramco di Aek Namora Bayo Capai 58 Persen

Sebarkan artikel ini
Koramil 25/Pahae Jae Kodim 0210/Tapanuli Utara bersama personel Yon TP 906/Sana Lenggam, Denzibang, operator alat berat, tenaga tukang, serta masyarakat setempat.

Tapanuli Utara, SKPKNews.com – Pembangunan Jembatan Aramco di Sungai Aek Namora Bayo, Desa Pardomuan I, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga 19 Juni 2026, progres pengerjaan telah mencapai 58,45 persen sebagai bagian dari program Bakti TNI untuk Rakyat.

Pembangunan jembatan sepanjang enam meter tersebut dilaksanakan oleh personel Koramil 25/Pahae Jae Kodim 0210/Tapanuli Utara bersama personel Yon TP 906/Sana Lenggam, Denzibang, operator alat berat, tenaga tukang, serta masyarakat setempat. Kehadiran jembatan ini menjadi solusi atas rusaknya akses lama akibat banjir bandang yang sebelumnya menghambat mobilitas warga.

Jembatan Aramco memiliki peran strategis sebagai penghubung Dusun Namora Bayo dengan Desa Pardomuan I dan sejumlah desa lainnya di Kecamatan Simangumban. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pusat perekonomian, serta berbagai kebutuhan publik lainnya.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan batu pondasi, pembangunan dinding penahan jembatan, plesterisasi dinding, dan penyiapan tanah timbunan dengan dukungan alat berat excavator. Di lapangan, semangat gotong royong terlihat kuat melalui kerja sama antara personel TNI dan warga dalam menyelesaikan setiap tahapan pembangunan.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Aramco merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah.

“Program Bakti TNI untuk Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jembatan ini diharapkan segera dapat digunakan warga sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih lancar, aman, dan produktif,” ujarnya.

Pembangunan jembatan tersebut juga mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. Dengan progres yang terus meningkat, warga berharap jembatan dapat segera rampung dan dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat setempat.

Editor: Ali Han
Pendam I/Bukit Barisan