Ekonomi & BisnisNasionalTerkini

Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Batal Digelar

44
×

Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Batal Digelar

Sebarkan artikel ini
Ancol dan pihak promotor mencapai kesepahaman bahwa Scream or Dance 2026 tidak dilanjutkan penyelenggaraannya di kawasan Ancol.

JAKARTA, SKPKNews.com – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memastikan festival musik internasional Scream or Dance 2026 tidak akan diselenggarakan di kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

Kepastian tersebut disampaikan manajemen Ancol setelah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak promotor penyelenggara. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan aspirasi yang berkembang di masyarakat serta hasil evaluasi terhadap rencana penyelenggaraan kegiatan.

Hal tersebut disampaikan melalui press release Nomor 036/CS-PR/PJA/IX/2026 tertanggal 28 September 2026.

Dalam keterangan resminya, Ancol menyatakan tetap berkomitmen menjaga Taman Impian Jaya Ancol sebagai kawasan wisata dan rekreasi yang aman, nyaman, serta inklusif bagi masyarakat.

 

Dari hasil komunikasi tersebut, Ancol dan pihak promotor mencapai kesepahaman bahwa Scream or Dance 2026 tidak dilanjutkan penyelenggaraannya di kawasan Ancol.

Scream or Dance dikenal sebagai festival musik elektronik berskala internasional. Dalam keterangan yang disampaikan, festival tersebut disebut memiliki posisi peringkat ke-71 dunia.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, menyampaikan apresiasi kepada pihak promotor atas keterbukaan dan sikap profesional selama proses komunikasi berlangsung.

“Kami mengapresiasi keterbukaan, profesionalisme, dan itikad baik pihak promotor dalam proses komunikasi bersama. Kesepahaman ini merupakan hasil dialog yang saling menghormati dan mempertimbangkan berbagai aspek,” ujar Syahmudrian Lubis.

Menurut manajemen Ancol, keputusan tersebut merupakan hasil dialog antara kedua pihak dengan mempertimbangkan berbagai aspek serta aspirasi masyarakat yang berkembang.

Selain memastikan Scream or Dance 2026 tidak digelar di kawasan Ancol, manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul dalam proses tersebut.

Ancol menyatakan akan terus melakukan penataan terhadap penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event di kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

Penataan tersebut antara lain berkaitan dengan pengaturan penjualan minuman beralkohol dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku, karakter kawasan, serta aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Manajemen menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mempertahankan Taman Impian Jaya Ancol sebagai destinasi wisata yang inklusif dan dapat dinikmati oleh masyarakat.

Ancol juga menyatakan penataan penyelenggaraan kegiatan dilakukan untuk mendukung Jakarta sebagai kota global yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh masyarakat.

Dengan adanya kesepahaman antara Ancol dan pihak promotor, rencana penyelenggaraan Scream or Dance 2026 di kawasan Ancol dipastikan tidak dilanjutkan.

Keputusan tersebut merupakan hasil komunikasi dan koordinasi antara kedua pihak setelah mempertimbangkan aspirasi publik dan evaluasi terhadap rencana kegiatan.

Editor: Ali Han