NasionalPendidikanTerkini

Badiklat Kejaksaan Perkuat Regenerasi Kepemimpinan Lewat PKP 2026, Harli Siregar Tekankan Integritas dan Transformasi Organisasi

13
×

Badiklat Kejaksaan Perkuat Regenerasi Kepemimpinan Lewat PKP 2026, Harli Siregar Tekankan Integritas dan Transformasi Organisasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Dr. Harli Siregar, S.H., M.H., memimpin pembukaan kegiatan yang diikuti pejabat pengawas dari berbagai satuan kerja Kejaksaan di seluruh Indonesia.

Jakarta, SKPKNews.com – Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI resmi memulai Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I dan II Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas kepemimpinan aparatur di lingkungan Kejaksaan. Program tersebut diarahkan untuk membentuk pemimpin operasional yang profesional, adaptif, serta mampu mendukung transformasi kelembagaan menuju Indonesia Emas 2045.

Pembukaan pelatihan dilakukan secara daring dari Command Center Gedung Wira Badiklat Kejaksaan RI, Kamis (30/7). Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Dr. Harli Siregar, S.H., M.H., memimpin pembukaan kegiatan yang diikuti pejabat pengawas dari berbagai satuan kerja Kejaksaan di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Harli menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan harus dipandang sebagai proses pembentukan karakter dan kapasitas aparatur, bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif. Menurutnya, tantangan penegakan hukum yang terus berkembang membutuhkan pemimpin yang memiliki integritas, kemampuan beradaptasi, serta keberanian mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan institusi dan masyarakat.

Harli menjelaskan bahwa arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029 menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama. Oleh karena itu, Badiklat Kejaksaan memiliki peran strategis dalam menyiapkan aparatur yang mampu menjawab dinamika organisasi sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

Ia menambahkan, transformasi Badiklat saat ini difokuskan pada pengembangan kapabilitas institusional melalui ekosistem pembelajaran yang terintegrasi dengan kebutuhan organisasi dan pengembangan karier aparatur. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan yang relevan dengan tantangan masa depan.

Harli juga mengingatkan pentingnya memaknai Perintah Harian Jaksa Agung RI, khususnya mengenai peran pembinaan, pengawasan, dan Badiklat sebagai pilar utama dalam menjaga kualitas pelaksanaan tugas Kejaksaan. Menurutnya, Badiklat harus menjadi pusat lahirnya pemimpin yang memiliki visi, integritas, kemampuan analitis, semangat kolaboratif, dan kecakapan memanfaatkan teknologi digital.

Selain itu, ia menekankan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Pengawas merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia Kejaksaan. Kompetensi kepemimpinan yang dibangun melalui program ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme aparatur sekaligus memperkuat kualitas pelayanan dan penegakan hukum.

PKP Tahun 2026 diselenggarakan berdasarkan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 5 Tahun 2022 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan LAN Nomor 6 Tahun 2022. Pelatihan menggunakan metode blended learning yang mengombinasikan pembelajaran mandiri, pembelajaran daring, dan pembelajaran klasikal di Kampus A Badiklat Kejaksaan RI.

Program tersebut dirancang untuk membangun lima kompetensi utama pejabat pengawas, yakni memperkuat integritas, meningkatkan kemampuan perencanaan, memperluas kolaborasi, mendorong inovasi kinerja, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya organisasi.

Menutup arahannya, Harli menginstruksikan seluruh jajaran Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan, widyaiswara, serta fasilitator agar menerapkan sistem penjaminan mutu secara menyeluruh pada setiap tahapan pelatihan. Ia berharap seluruh peserta mampu menyelesaikan pendidikan dengan disiplin dan dedikasi sehingga siap menjadi penerus kepemimpinan Kejaksaan yang profesional serta menjaga kehormatan institusi.

Sementara itu, Kepala Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan, Dr. Tengku Rakhman, melaporkan bahwa PKP Angkatan I dan II Tahun 2026 diikuti pejabat Eselon IV dari berbagai satuan kerja Kejaksaan RI. Pelatihan berlangsung mulai 30 Juli hingga 20 November 2026 sebagai bagian dari strategi pengembangan kepemimpinan operasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas organisasi dan pelayanan penegakan hukum.

Reporter: Ali Han
Kapuspenkum: Anang Supriatna, S.H.,M.H