NasionalSport

Ghosun Iron Camp Ajak Pelajar Bangun Mental Juara dan Jauhi Pergaulan Negatif

38
×

Ghosun Iron Camp Ajak Pelajar Bangun Mental Juara dan Jauhi Pergaulan Negatif

Sebarkan artikel ini
Ghosun Iron Camp (GIC) hadir menawarkan solusi melalui pembinaan olahraga tinju yang dipadukan dengan pendidikan karakter,( Jum'at 12/6/2026).

Jakarta, SKPKNews.com – Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, tawuran, bullying, hingga kecanduan gadget, Ghosun Iron Camp (GIC) hadir menawarkan solusi melalui pembinaan olahraga tinju yang dipadukan dengan pendidikan karakter,( Jum’at 12/6/2026).

Dalam sosialisasi yang disampaikan oleh perwakilan GIC, Susanto, kepada para siswa dan tenaga pendidik, Jumat (12/6/2026), GIC menegaskan komitmennya untuk menciptakan generasi muda yang sehat, disiplin, berprestasi, dan memiliki mental juara.

Menurut Susanto, olahraga tidak hanya berfungsi sebagai sarana menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi media efektif untuk membentuk karakter dan kepribadian yang kuat. Karena itu, GIC tidak sekadar mengajarkan teknik bertinju, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang penting bagi masa depan generasi muda.

“Seorang juara bukan hanya dinilai dari kemampuannya di dalam ring, tetapi juga dari sikap, disiplin, tanggung jawab, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

GIC mengusung tiga nilai utama, yakni Disiplin, Respect, dan Mental Juara. Melalui pembinaan yang terstruktur, peserta didik diajak untuk membiasakan diri datang tepat waktu, menghargai proses, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki keberanian menghadapi tantangan tanpa mudah menyerah.

Selain membangun karakter, program latihan juga diarahkan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran peserta agar terhindar dari berbagai aktivitas negatif yang berpotensi merusak masa depan mereka.

Bagi siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga, GIC menyediakan jalur pembinaan atlet yang memungkinkan mereka mengikuti berbagai kejuaraan mulai dari tingkat kota, provinsi, nasional hingga internasional.
Tak hanya fokus pada prestasi olahraga, GIC juga menjalankan program sosial yang bertujuan memberikan kesempatan kepada anak-anak kurang beruntung untuk memperoleh pembinaan dan pengembangan diri yang setara.

Susanto menegaskan bahwa tidak semua peserta harus menjadi atlet profesional. Namun, setiap anak muda perlu memiliki karakter yang kuat, disiplin, serta mental tangguh untuk menghadapi tantangan kehidupan.

“Melalui olahraga tinju, anak-anak belajar menghormati lawan, mengendalikan emosi, dan bangkit kembali saat mengalami kegagalan. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal penting dalam kehidupan mereka,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, GIC juga mengajak seluruh pelajar untuk mengisi masa muda dengan kegiatan positif, menjauhi narkoba dan tawuran, serta terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik.

Dengan mengusung motto “Disiplin – Respect – Mental Juara”, Ghosun Iron Camp berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi muda Indonesia yang sehat, kuat, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.

Reporter: Ali Han