JOMBANG, SKPKNews.com – Kamis 27 Agustus 2026 .Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memasuki agenda pembukaan pada Kamis (27/8/2026) di Lapangan Untung Suropati, kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Pembukaan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB. Jadwal tersebut merupakan perubahan dari rencana sebelumnya yang menetapkan pembukaan pada pukul 20.00 WIB. Perubahan itu disampaikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui surat tertanggal 26 Agustus 2026.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, sebelumnya meminta peserta sudah berada di lokasi sejak pukul 12.00 WIB. Persiapan venue, pelayanan peserta, serta berbagai kebutuhan teknis telah dilakukan menjelang seremoni pembukaan.
Kawasan Tambakberas juga mulai dipenuhi para muktamirin dan warga Nahdliyin yang datang dari berbagai daerah. Kehadiran peserta menjadi bagian dari rangkaian perhelatan Muktamar yang telah dimulai sejak proses registrasi pada Rabu (26/8/2026).
Prabowo Dijadwalkan Hadir
Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sekaligus membuka Muktamar ke-35 NU. Ketua Panitia Muktamar, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyampaikan bahwa Presiden termasuk tokoh yang dijadwalkan hadir dalam pembukaan.
Sementara itu, kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih bergantung pada konfirmasi agenda kenegaraan. Sejumlah menteri dan tokoh nasional juga diundang menghadiri forum lima tahunan NU tersebut.
Dengan kehadiran Presiden, aspek pengamanan menjadi salah satu perhatian utama. Persiapan pengamanan VVIP telah dilakukan melalui koordinasi antara unsur terkait untuk memastikan rangkaian kunjungan berjalan aman dan tertib.
Panitia sebelumnya menyatakan persiapan Muktamar telah mencapai sekitar 95 persen. Berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari venue, akomodasi, konsumsi hingga pelayanan peserta, telah dipersiapkan.
Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 dengan pusat kegiatan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Situs resmi Muktamar menyebut forum tersebut sebagai musyawarah tertinggi NU untuk menentukan keputusan strategis dan arah organisasi lima tahun ke depan.
Selain pembahasan keagamaan, organisasi, program, dan rekomendasi, salah satu agenda yang paling dinantikan adalah penentuan kepemimpinan PBNU masa khidmat 2026–2031.
Berdasarkan jadwal PBNU, tahapan pemilihan pimpinan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (29/8/2026). Agenda tersebut mencakup pemilihan dan penetapan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), penetapan Rais Aam PBNU, serta pemilihan Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031.
Sejumlah nama telah muncul dalam dinamika bursa calon Ketua Umum PBNU. Namun, siapa yang nantinya memimpin NU untuk lima tahun mendatang tetap bergantung pada proses dan mekanisme organisasi yang berlaku dalam Muktamar.
Muktamar ke-35 NU menjadi momentum penting bagi organisasi untuk merumuskan arah gerakan lima tahun berikutnya sekaligus memilih kepemimpinan baru.
Kini perhatian tertuju pada Lapangan Untung Suropati, Tambakberas. Di lokasi tersebut, ribuan peserta dan warga Nahdliyin bersiap mengikuti pembukaan Muktamar yang dijadwalkan dimulai pukul 15.00 WIB, dengan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir membuka forum tersebut.
Editor: Ali Han












