Jakarta, SKPKNews.com – Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI) dan Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) memperkuat komitmen membangun kemitraan strategis guna mendukung keterbukaan informasi, edukasi hukum, dan penguatan integritas lembaga peradilan, 4 Agustus 2026.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran Pengurus Pusat FORSIMEMA-RI dengan Ketua Umum Prof. Dr. Yanto di MA Tower, Jakarta, pada Senin (3/8). Pertemuan berlangsung sebagai forum silaturahmi sekaligus pembahasan arah kerja sama yang berkelanjutan antara organisasi profesi hakim dan komunitas media yang meliput sektor peradilan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menilai hubungan yang sehat antara lembaga peradilan dan media memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi hukum yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat. Sinergi juga dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan tanpa mengurangi independensi hakim dalam memeriksa dan memutus perkara.
Sejumlah agenda kerja sama turut dibahas, di antaranya penguatan edukasi hukum kepada masyarakat melalui penyampaian informasi yang berkualitas, dukungan terhadap sosialisasi program-program strategis Mahkamah Agung dan IKAHI, serta pengembangan kapasitas melalui forum diskusi, seminar, dan pelatihan bagi insan peradilan maupun jurnalis yang meliput isu hukum.
Ketua Umum IKAHI, Prof. Dr. Yanto, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, media memiliki fungsi penting sebagai mitra yang dapat menyampaikan informasi mengenai perkembangan dunia peradilan secara objektif sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara lembaga peradilan dan masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa pemberitaan yang profesional, berbasis fakta, dan berimbang diharapkan mampu meningkatkan literasi hukum publik serta memperkuat pemahaman masyarakat terhadap proses dan kebijakan di lingkungan peradilan.
Sementara itu, jajaran pimpinan FORSIMEMA-RI yang hadir, yakni Budi Rahardjo selaku Ketua Dewan Pengawas, Edi Winarto sebagai Anggota Dewan Penasehat, dan Syamsul Bahri selaku Ketua Umum, Seketaris Ali Hanafiah, menyatakan komitmennya untuk terus membangun hubungan kemitraan yang profesional dengan IKAHI dan Mahkamah Agung.
FORSIMEMA-RI menyatakan akan terus mendorong praktik jurnalistik yang menjunjung akurasi, independensi, dan kode etik profesi, sehingga informasi mengenai dunia peradilan dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat.
Audiensi ditutup dengan kesepahaman untuk menindaklanjuti pembahasan melalui penyusunan langkah-langkah konkret, termasuk penjajakan nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar operasional kerja sama di masa mendatang.
FORSIMEMA-RI merupakan wadah yang menghimpun insan media dan jurnalis yang berfokus pada peliputan Mahkamah Agung dan badan peradilan di Indonesia, dengan perhatian pada keterbukaan informasi publik, edukasi hukum, serta penguatan pengawasan partisipatif melalui pemberitaan yang profesional dan bertanggung jawab.
Reporter: Ali Han
Penulis: Syamsul Bahri












