NasionalTerkini

Sambut HUT ke-81 MA, Film “Pesan Bermakna” Angkat Pergulatan Integritas Hakim di Tengah Godaan dan Tanggung Jawab

11
×

Sambut HUT ke-81 MA, Film “Pesan Bermakna” Angkat Pergulatan Integritas Hakim di Tengah Godaan dan Tanggung Jawab

Sebarkan artikel ini
Diadaptasi dari buku "Catatan di Balik Toga Merah" karya D. Y. Witanto, yang kini menjabat Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Mahkamah Agung.

Jakarta, SKPKNews.com – 2 Agustus 2026. Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Mahkamah Agung (MA), MARINews kembali menghadirkan sajian edukatif bagi masyarakat melalui film “Pesan Bermakna”, sebuah karya yang mengangkat sisi kemanusiaan seorang hakim di balik tanggung jawab besar menegakkan hukum dan keadilan.

Film hasil kolaborasi Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung bersama Emtek Digital tersebut mengisahkan perjalanan hidup seorang hakim bernama Dimas yang harus menghadapi ujian moral ketika integritasnya dipertaruhkan oleh kondisi keluarga yang sangat sulit.

Diadaptasi dari buku “Catatan di Balik Toga Merah” karya D. Y. Witanto, yang kini menjabat Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Mahkamah Agung, film ini mengajak publik melihat realitas yang jarang tersorot, yakni pergulatan batin seorang hakim dalam menjalankan amanah profesinya.

Tokoh Dimas yang diperankan Dony Alamsyah digambarkan sebagai hakim yang menjunjung tinggi nilai kejujuran. Namun, prinsip tersebut diuji ketika ibunya, yang diperankan Vonny Anggraeni, divonis menderita tumor otak stadium III dan membutuhkan biaya pengobatan yang sangat besar.

Di saat bersamaan, Dimas menangani perkara penting. Kesempatan untuk menerima suap demi membiayai pengobatan ibunya pun datang. Kondisi itu menghadapkan dirinya pada pilihan yang tidak mudah antara menyelamatkan orang yang paling dicintai atau mempertahankan kehormatan profesi sebagai hakim.

Narasi tersebut menggambarkan bahwa hakim, meskipun memegang kewenangan besar dalam menentukan keadilan melalui putusan pengadilan, tetap merupakan manusia yang memiliki kebutuhan, harapan, dan persoalan hidup sebagaimana masyarakat pada umumnya.

Pesan moral mengenai pentingnya menjaga integritas menjadi inti utama film ini. Ketua Mahkamah Agung, Sunarto, sebelumnya menegaskan bahwa mempertahankan integritas di tengah berbagai godaan ibarat menjaga nyala api di tengah badai yang memerlukan keteguhan hati, komitmen, dan keberanian.

Film “Pesan Bermakna” pertama kali diputar pada 19 Agustus 2021 bertepatan dengan HUT ke-76 Mahkamah Agung sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh insan peradilan yang mengabdikan diri demi tegaknya hukum dan keadilan di Indonesia.

Ketua Mahkamah Agung ke-14, Muhammad Syarifuddin, memberikan apresiasi terhadap film tersebut. Menurutnya, karya tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para hakim untuk terus memegang teguh kode etik dalam menjalankan tugas, apa pun tantangan yang dihadapi.

Sementara itu, Ketua Mahkamah Agung Sunarto juga mengimbau seluruh insan peradilan beserta keluarganya untuk menyaksikan film tersebut karena dinilai sarat dengan pesan moral yang relevan bagi kehidupan dan profesi hakim.

Selain ditujukan bagi aparatur peradilan, film ini juga diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai beratnya tanggung jawab yang dipikul seorang hakim serta pentingnya menjaga independensi dan integritas sebagai fondasi utama penegakan hukum.

Film “Pesan Bermakna” kini dapat disaksikan secara gratis melalui kanal YouTube Humas Mahkamah Agung sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Reporter: Ali Han
Humas: MARI