SUMBAWA BARAT, SKPKNews.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Barat, Mahfuddin Cakra Saputra, S.H., M.H., melakukan kunjungan perdana ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan silaturahmi antara Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat dengan insan pers, khususnya dalam mendukung penyampaian informasi publik kepada masyarakat.
Mahfuddin hadir bersama Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, Cok Satrya Aditya, S.H., M.H., serta sejumlah staf. Rombongan diterima Ketua PWI Sumbawa Barat sementara (misioner), Hairil Wansa Zakariah, Ketua PWI Sumbawa Barat terpilih Hardoni, dan jajaran pengurus PWI.
Dalam pertemuan tersebut, Hairil menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kajari beserta jajaran. Ia berharap komunikasi antara PWI dan Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat dapat terus terjalin secara konstruktif.
“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Kajari di Kabupaten Sumbawa Barat. Semoga ke depan Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat dan PWI Sumbawa Barat tetap menjalin hubungan yang baik, khususnya dalam memberikan informasi dan publikasi kepada masyarakat,” ujar Hairil.
Menurutnya, hubungan yang terbuka antara aparat penegak hukum dan media diperlukan agar informasi mengenai penegakan hukum maupun kepentingan publik dapat disampaikan secara tepat dan bertanggung jawab.
Hairil juga menilai kunjungan Kajari ke Sekretariat PWI memiliki arti tersendiri. Sebab, selama ini pengurus PWI lebih sering melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat.
“Selama ini, biasanya kami dari pengurus PWI yang datang bersilaturahmi ke kantor Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kunjungan Bapak Kajari ke Sekretariat PWI,” katanya.
Memiliki Ikatan Emosional dengan Sumbawa
Dalam kesempatan tersebut, Mahfuddin mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kenangan khusus dengan wilayah Sumbawa. Kedekatan tersebut tidak terlepas dari riwayat keluarganya.
Ia mengatakan, orang tuanya pernah bertugas sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Sumbawa. Mahfuddin sendiri menghabiskan masa kecil hingga menyelesaikan pendidikan SMA di Sumbawa.
“Orang tua saya dulu pernah bertugas di Kejaksaan Negeri Sumbawa. Saya sejak kecil sampai sekolah SMA tinggal di Sumbawa,” ungkapnya.
Karena latar belakang tersebut, penugasan sebagai Kajari Sumbawa Barat menurut Mahfuddin terasa seperti kembali ke daerah yang memiliki banyak kenangan masa kecil.
“Begitu saya ditugaskan sebagai Kajari di sini Kabupaten Sumbawa Barat, saya anggap seperti pulang ke kampung halaman. Banyak kenangan pada masa kecil,” tuturnya.
Mahfuddin bahkan masih mengingat kawasan Taliwang pada masa sebelum terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat.
“Saya bahkan pernah bermain ke Taliwang ketika itu Taliwang masih menjadi bagian dari Kabupaten Sumbawa,” tambahnya.
Pers Didorong Hadirkan Informasi Berimbang
Selain mempererat silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas posisi strategis media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Mahfuddin berharap hubungan komunikasi dengan PWI dapat menjadi ruang koordinasi yang positif, terutama dalam menghadirkan pemberitaan yang berimbang dan memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kami berharap silaturahmi ini dapat meningkatkan kerja sama yang baik, terutama dalam pemberitaan yang positif dan berimbang, sehingga informasi yang disampaikan dapat dikonsumsi oleh masyarakat secara luas,” kata Mahfuddin.
Ia menilai pers mempunyai peran penting dalam membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai berbagai persoalan publik, termasuk informasi yang berkaitan dengan tugas dan fungsi aparat penegak hukum.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Kedua pihak juga membicarakan pentingnya menjaga komunikasi, koordinasi, serta profesionalitas dalam penyampaian informasi kepada publik.
Kunjungan perdana tersebut diharapkan menjadi awal hubungan kelembagaan yang semakin baik antara Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat dan PWI Sumbawa Barat.
Sinergi antara aparat penegak hukum dan insan pers diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarlembaga, tetapi juga turut mendorong hadirnya informasi publik yang akurat, berimbang, edukatif, dan bertanggung jawab bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.
Editor: Ali Han












